Hari Ini Tepat 15 Tahun Bencana Dashyat Tsunami Aceh
Kamis, 26 Desember 2019, 8:14 WIB
Penulis : MCMNEWS.ID
MCMNEWS.ID | Bencana Dashyat Gempa & Tsunami Aceh 2004
MCMNEWS.ID | Hari ini tepat 15 tahun musibah gempa dan
tsunami Aceh. Gempa itu terjadi pada 26 Desember 2004 silam itu bermula dari
gempa magnitudo 9,3 yang terjadi sekitar pukul 07.59 WIB.
Gempa berpusat di Samudra Hindia pada kedalaman sekitar 10
kilometer di dasar laut terjadi kurang lebih dirasakan selama 10 menit.
Kemudian beberapa menit, warga dikejutkan dengan kenaikan
air laut. Kepanikan seketika terjadi. Masyarakat Serambi Mekah yang tinggal di
pesisir atau berada di pinggir laut berusaha menyelamatkan diri.
Dikutip dari berberapa sumber, ketinggian tsunami ketika itu
mencapai 3 meter. Berbeda dengan di lhoknga, Aceh Besar air laut naik menyapu
daratan setinggi sekitar 51 meter.
Air laut Surut, mayat-mayat bergeletak dimana-mana di antara
puing-puing bangunan. Kondisi jenazah pun banyak yang tidak dapat di kenali
identitasnya.
Mayat-mayat Korban Tsunami 2004
Masyarakat Indonesia berduka, kala itu terutama Aceh. Sekitar
170 ribu warga meninggal akibat bencana alam gempa dan tsunami aceh.
Para relawan banyak yang datang ke Tanah Rencong menguburkan
jenazah secara massal seperti di Siron, Aceh Besar dan Ulee Lheue, Banda Aceh.
Mayat yang dikebumikan di sana rata-rata tidak diketahui identitasnya.
Selain itu, gelombang laut tersebut juga menyeret Kapal PLTD
Apung seberat 2.600 ton hingga ke tengah Kota Banda Aceh. Satu perahu nelayan
juga berlabuh di atas sebuah rumah warga.
‘Perahu nabi Nuh’ tersebut kemudian dinaiki 56 orang untuk
menyelamatkan diri mereka turun di sore hari ketika air laut sudah benar-benar
surut dan aman.
Saat itu, pesisir ibu kota Provinsi Aceh hampir rata dengan
tanah. Tidak banyak bangunan tersisa. Sementara di Peukan Bada, Aceh Besar,
sebuah kubah masjid dibawa arus sejauh 2,5 kilometer.
Bangunan kubah itu berdiri tegak persis di tengah-tengah
sawah tak jauh dari perbukitan. Tidak ada bangunan lain di bawahnya. Tujuh
warga selamat di atas kubah masjid tua di Desa Lam Teungoh tersebut.
Para Korban Bencana Dashyat Tsunami Aceh 2004
Pasca-gempa dan tsunami melanda, banyak negara membantu Aceh
dan Proses rekonstruksi serta rehabilitasi dilakukan pada tahun 2005-2009 untuk
memulihkan kondisi Serambi Mekah.
Untuk mengenang bencana dahsyat tersebut, dibangunlah Museum Tsunami Aceh yang terletak di kawasan Blang Padang, Banda Aceh pada 2009. Museum seluas 2.500 meter persegi itu didesain Ridwan Kamil yang kini jadi Gubernur Jawa Barat.