MCMNEWS.ID | Anggota Komisi X DPR RI, Djohar Arifin. Dok: Parlementaria
MCMNEWS.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Djohar Arifin, menyebut bahwa semua pihak yang terlibat dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang harus bertanggung jawab.
Peristiwa yang terjadi di tanah air tersebut menurutnya sangat menyedihkan. Dengan tegas dirinya menegaskan agar peristiwa yang menimbulkan korban jiwa pada penonton sepakbola tersebut tidak boleh terjadi lagi, baik di tanah air maupun di negara manapun.
“Jadi jangan ada yang lari, jangan ada yang buang badan, semua bertanggung jawab. Kita selesaikan bersama-sama dan apapun masalahnya sama sama kita selesaikan” kata Djohar Arifin, dilansir dari Parlementaria, ditulis Kamis, (6/10/2022).
“Saya bayangkan betapa sedihnya para orang tua, para anaknya, pada para istri pada kehilangan yang tiba-tiba saja yang tidak mungkin dia rencanakan itu terjadi, tapi tidak terjadi di hadapan mereka. Duka cita yang mendalam kepada keluarga semoga mereka mendapatkan tempat yang baik di alam akhirat sana,” terangnya.
Selain itu dirinya menekankan bahwa dalam peristiwa tersebut jangan menyalahkan penonton. Justru keamanan penonton adalah prioritas. Sehingga dirinya meminta semua pihak untuk menginvestigasi dan semua harus bertanggung jawab terhadap hal ini.
“keamanan penonton adalah nomor satu, untuk keamanan penonton adalah nomor satu. Karena dialah yang menghidupkan klub ini, dari dukungan dan supporter itu sendiri, sekali lagi saya katakan jangan salahkan penonton,” ungkapnya.
Djohar menilai bahwa dalam penanganan kerusuhan dalam dunia olahraga telah ada peraturannya dalam FIFA. Menurutnya aturan pada FIFA sangat lengkap dan detail. Di dalamnya terdapat petunjuk terkait pelaksanaan pertandingan.
“Karena saya pernah jadi pengurus PSSI dan pernah jadi pelaksana pertandingan Piala Dunia U-20 di Turki dan di New Zealand oleh FIFA, kita memeriksa semua sampai pintu pintu keluar pun kita periksa engselnya arahnya kemana, pintu harus keluar arahnya, tidak boleh ada yang ke dalam supaya memudahkan,” jelas Djohar
Terkait investigasi, ia mengaku komisi X akan terus memonitor tim investigasi yang telah dibentuk oleh pemerintah sesuai prosedur serta komisi X akan segera bertemu dengan terkait seperti Kapolri, PSSI, Menpora juga phak lainnya seperti perwakilan dari penonton dari masyarakat dan PT Liga. Pertemuan tersebut akan membahas bagaimana kelanjutannya mendatang.
Lanjut membaca ke halaman berikutnya