MCMNEWS.ID | Wanto Sugito, Ketua DPC PDIP Tangsel saat hadiri diskusi di Kampung Anggrek, Serpong, Senin (30/12). Dok: Andre Pradana
MCMNEWS.ID – PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang dilakukan di kompleks Gereja Katedral, Jalan Kartini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).
Ketua PDI Perjuangan Kota Tangsel, Wanto Sugito, menilai, aksi tersebut sebagai tindakan keji yang menodai ketenangan hidup bermasyarakat dan tindakan tidak manusiawi.
“Apa pun motifnya, aksi ini tidak dibenarkan norma agama, norma hukum, dan norma sosial, ini bertentangan karena dampaknya tidak hanya pada diri sendiri juga sangat merugikan orang lain,” kata Wanto Sugito, dalam keterangan tertulisnya kepada Mcmnews.id.
Wanto pun berharap jajaran Kepolisian untuk mengungkap seluruh aliran dana kelompok-kelompok tersebut.
“Siapapun yang terlibat harus ditangkap dan di adili. Bila melawan langsung ditindak tegas terukur,” tegasnya.
Akibat ledakan di depan Gereja Katedral, sejumlah orang dilaporkan terluka. Pada saat kejadian, sebagian jemaat tengah beribadah di dalam Gereja Katedral. Jumlah dan identitas korban atau pelaku hingga kini masih dalam pendataan polisi.