MCMNEWS.ID – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menarik keluar Erling Haaland, Kevin De Bruyne, dan Manuel Akanji saat melawan Real Madrid. Hal ini mejadi sorotan karena gagalnya The Citizens melaju ke semifinal Liga Champions 23/24.
Man City menjamu tim raksasa asal Spanyol itu di Etihad Stadium pada laga leg kedua perempat final Liga Champions, Kamis (18/4/2024) dini hari WIB.
Dengan pertemuan pertama di Santiago Bernabeu, 10 April 2024, Manchester City hanya mampu meraih hasil seri 3-3 kontra Real Madrid.
Sayangnya, di leg kedua ini, City kalah 3-4 dari Los Blancos lewat drama adu penalti, setelah agregat sama kuat 4-4.
Selama pertandingan waktu normal, berakhir imbang kembali dengan skor 1-1. Dimana gol dicetak oleh Rodrygo di menit ke 12 dan disamakan oleh Kevin De Bruyne di menit 76.
Akhirnya diputuskan melalui drama adu penalti untuk menentukan tim yang lolos ke semifinal.
Manchester City vs Real Madrid pun dibuka dengan tendangan pertama dari Julian Alvarez pemain Manchester City yang berbuah gol. Sedangkan tendangan pembuka Real Madrid gagal dimanfaatkan oleh penendang pertama mereka yakni Luka Modric.
Bernardo Silva penendang kedua Manchester City gagal ditepis Andry Lunin, dan Jude Bellingham berhasil samakan kedudukan 1-1 bagi Real Madrid.
Penendang selanjutnya diambil oleh pemain Manchester City Mateo Kovacic, akan tetapi ia gagal membobol gawang Real Madrid.
Lucas Vazquez membalikkan kedudukan menjadi 2-1 untuk Real Madrid. Phil Foden sempat mampu menyamakan kedudukan 2-2 untuk Man City sebagai penendang keempat. Madrid kembali unggul 3-2 melalui tendangan keras sang kapten Nacho Fernandez.
Penalti ditutup dengan tendangan dari Antonio Ruediger yang berbuah gol dan sekaligus mengantarkan Real Madrid ke babak semi final Liga Champions 2023/2024.
Banyak yang berkomentar mengapa Pep Guardiola mengambil keputusan yang mengejutkan dengan menarik keluar Erling Haaland, Kevin De Bruyne, dan Manuel Akanji. Haaland digantikan Julian Alvarez pada menit ke-90.
Adapun posisi De Bruyne digantikan Mateo Kovacic pada menit ke-112. Sementara itu, Akanji digantikan John Stones pada menit ke-112. Yang dimana Kovacic sendiri gagal mengeksekusi penalti.
Ternyata Pep Guardiola memiliki alasan menarik keluar ketiga pemain tersebut. Pelatih asal Spanyol itu menyebut pergantian itu dilakukan karena permintaan Erling Haaland, Kevin De Bruyne, dan Manuel Akanji.
“Manu Akanji, Erling Haaland, dan Kevin De Bruyne meminta saya untuk mengeluarkan mereka,” jelas Guardiola.
Mantan pelatih Barcelona itu juga enggan menyalahkan Bernardo Silva yang gagal mengeksekusi penalti. Eksekusi tendangan 12 pas Silva dianggap sebagai penalti terburuk, karena menendang bola ke arah tengah dan mudah dibaca kiper.
“Dia mengatakan ingin mengambil satu dan dia adalah pemain yang dapat diandalkan, tetapi lihatlah pertandingannya,” ungkap Guardiola.
Meski Manchester City tersingkir, Pep Guardiola tetap memuji kerja keras anak asuhnya. Dia pun berterima kasih atas usaha pemain Man City untuk memetik kemenangan kontra Madrid, kendati hal tersebut tak terealisasi.
“Saya harus mengucapkan terima kasih kepada para pemain ini dari lubuk hati saya yang paling dalam karena cara mereka bermain,” ujar Guardiola.
“Terkadang Anda bisa menang lewat adu penalti dan terkadang tidak, tapi di pertandingan kami tidak memanfaatkan peluang yang kami miliki, meski kami bertahan dengan sangat baik,” sambungnya.