MCMNEWS.ID | Dok: istimewa
MCMNEWS.ID – Operasi Zebra 2022 resmi dilaksanakan mulai hari ini Senin (3/10/2022) hingga 14 hari ke depan untuk menindak para pelanggar lalu lintas.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi mengatakan, dalam Operasi Zebra 2022 ini melibatkan 3.070 personel selama 14 hari ke depan melalui kerja sama lintas sektor.
“Dalam pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2022 melibatkan 3.070 personel, terdiri dari 1.381 personel satgasda dan 1.689 satgasres yang akan dilaksanakan 14 hari dimulai pada tanggal 3 sampai dengan 16 Oktober 2022,” jelasnya
“Operasi Zebra 2022 akan mampu mencapai target yang diharapkan,” tandasnya.
Firman mengatakan bahwa permasalahan utama dalam berlalu lintas yakni kemacetan dan kecelakaan.
“Kemacetan dan kecelakaan menjadi sebuah permasalahan utama dalam berlalu lintas, apalagi jika sampai merenggut nyawa,” ujarnya.
Firman menyebutkan, jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi tahun 2022 sampai bulan Agustus ini sebanyak 6.707 kasus dengan kerugian mencapai belasan miliar rupiah.
“Tercatat jumlah laka lantas tahun 2022 sampai dengan bulan Agustus berjumlah sebanyak 6.707 kasus dengan korban meninggal dunia 452 orang, luka berat 972 orang dan luka ringan sebanyak 6.704 orang, dengan kerugian meterial mencapai Rp 13.450.150.000,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Firman menambahkan bahwa salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas yakni rendahnya kesadaran para pengemudi pengguna jalan.
“Salah satu penyebab kecelakaan dalam berlalu lintas adalah karena rendahnya kesadaran dalam berlalu lintas, terutama pada kasus pelanggaran lalu lintas oleh pengemudi,” tuturnya.
“Tentunya hal ini perlu kita cermati bersama dalam rangka evaluasi untuk mengurangi angka kecelakaan tersebut. Kunci utama yang harus dilakukan dengan meningkatkan kesadaran berlalu lintas yang baik di masyarakat,” tandasnya.