MCMNEWS.ID | Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN pertama kali yang digelar di Bali pada tahun 1976. Dok: Ist/The National
MCMNEWS.ID – 55 tahun lalu atau tepatnya 8 Agustus 1967 Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara resmi terbentuk. Terdapat lima negara pendiri ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.
Ketika itu, perwakilan dari negara pendiri yakni ada Menteri Luar Negeri Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand dan Filipina mengadakan pertemuan untuk menindaklanjuti Deklarasi Bersama dan penandatanganan Deklarasi ASEAN atau yang biasa dikenal Deklarasi Bangkok.
Para menteri luar negeri tersebut adalah Adam Malik dari Indonesia, Narciso R. Ramos dari Filipina, Tun Abdul Razak dari Malaysia, S. Rajaratnam dari Singapura, dan Thanat Khoman dari Thailand.
Dengan demikian, ASEAN dibentuk berdasarkan Deklarasi Bangkok yang ditandatangani oleh kelima tokoh pendiri tersebut. Deklarasi Bangkok sendiri berisi latar belakang dan tujuan dibentuknya ASEAN.
Dalam Deklarasi Bangkok, Presidium Menteri Luar Negeri Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand menyatakan beberapa alasan yang menjadi latar belakang dibentuknya ASEAN, sebagai berikut:
• Adanya kepentingan-kepentingan bersama dan masalah-masalah bersama di kalangan negara-negara Asia Tenggara serta keyakinan akan perlunya usaha untuk lebih memperkukuh ikatan-ikatan solidaritas regional dan kerjasama yang ada;
• Adanya hasrat untuk membentuk suatu landasan yang teguh untuk kegiatan-kegiatan bersama guna meningkatkan kerjasama regional di Asia Tenggara atas dasar jiwa persamaan dan persahabatan;
• Menyadari bahwa di dunia ini di mana saling ketergantungan antara negara yang satu dengan lainnya bertambah, maka cita-cita bagi perdamaian, kemerdekaan, keadilan sosial, dan kesejahteraan ekonomi akan terlaksana dengan jalan memelihara saling pengertian, bertetangga baik, dan kerjasama di kalangan negara-negara di wilayah ini;
Lanjut membaca ke halaman berikutnya