MCMNEWS.ID | Komandan Resor Militer 052 Wijayakrama, Brigadir Jenderal TNI Purwito Hadi Wardhono. Dok: Andre
MCMNEWS.ID – Komandan Resor Militer 052 Wijayakrama, Brigadir Jenderal TNI Purwito Hadi Wardhono, mengapresiasi penyelenggaraan acara Diskusi Kebangsaan dengan tema TNI, Polri dan Mahasiswa Dalam Sinergisitas Melawan Potensi Proxy War.
Purwito mengatakan, proxy war sangat berbahaya lantaran dapat memecah belah dan merusak bangsa Indonesia.
Oleh karena itu, dirinya menyambut baik acara diskusi yang diikuti oleh tiga komponen yang terdiri dari TNI, Polri dan Mahasiswa tersebut.
“Bagus untuk mempererat bangsa ini,” singkat Brigadir Jenderal TNI Purwito Hadi Wardhono, kepada Mcmnews.id, Selasa, (10/11/2020).
“Proxy itukan merusak bangsa, mudah-mudahan kedepan lebih aman Indonesia. Jadi pemikiran bersama lebih bagus dari pada pemikiran sendiri,” lanjutnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjend) Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN), Bungas Thomas Fernando Duling, mengingatkan agar semua pihak tidak mengabaikan segala macam potensi Proxy.
Pria yang akrab disapa Nando, tersebut mengungkapkan, terlebih pasca disahkannya Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020.
Eksponen aktivis 98 itupun menuturkan sinergisitas antara TNI, Polri dan Mahasiswa dinilai mampu untuk menghadapi adanya potensi proxy.
“TNI, Polri dan Mahasiswa adalah ketiga komponen terbaik dalam menghadapi potensi terdekat yaitu proxy war,” tegasnya.
“TNI dengan tentara rakyat, Polri dengan Tribrata, dan Mahasiswa dengan Tridharma Perguruan Tinggi nya” tandasnya.