MCMNEWS.ID | Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangsel, Shinta Wahyuni Chairuddin. Dok: instagram @dprdtangsel
MCMNEWS.ID – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Shinta Wahyuni Chairuddin, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah maraknya kasus gagal ginjal akut pada anak.
Terlebih, lanjut Shinta, Dinas Kesehatan Kota Tangsel telah mencatat adanya satu kasus gagal ginjal akut pada anak di kota bermotto Cerdas, Modern dan Religius ini.
“Dengan kejadian ini, pemerintah tidak boleh lengah apalagi menganggap remeh kejadian ini,” kata Shinta, kepada MCMNEWS.ID, Senin, (24/10/2022).
“Pemkot dalam hal ini Dinkes harus sangat waspada, Dinkes harus secepatnya investigasi agar hal-hal yang harus segera cepat dilakukan (agar) bisa cepat terdeteksi oleh Pemkot,” tambahnya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itupun meminta Dinkes Tangsel dapat bergerak cepat mengantisipasi agar kasus gagal ginjal akut pada anak tidak meluas di Kota Tangsel.
“Dinkes juga harus turun tangan langsung untuk membuat sistem pelaporan, penanganan, penyiapan fasilitas perawatan dan pengobatan, termasuk ketersediaan HCU di rumah sakit,” tuturnya.
“Dan tentunya dampaknya adalah pada pembiayaan. Penganggaran harus disiapkan agar penanganan kejadiaan ini benar-benar mendekati sempurna agar anak-anak bisa lebih banyak terselamatkan,” pungkasnya.
Sebelumnya, satu kasus gagal ginjal akut pada anak ditemukan di Kota Tangsel. Hal tersebut diketahui dari laporan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar, mengatakan, laporan tersebut diperoleh pada 10 September 2022 lalu.
Lanjut membaca ke halaman berikutnya