MCMNEWS.ID – Direktur Akses Pembiayaan pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Hanifah Makarim, menyebut produk kuliner asal Tangerang memiliki potensi untuk bersaing dikancah nasional.
Demikian dikatakan Hanifah Makarim, disela-sela acara Kick Off FoodStartup Indonesia (FSI) 2022, di JHL Solitaire, Gading Serpong, Tangerang, Rabu, (02/03/2022).
Menurut Hanifah, hal itu terbukti dari banyaknya produk asal Tangerang yang unggul dalam program FSI pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kalau prospek dari pelaku usaha di Tangerang itu cukup banyak, pengalaman kita di tahun-tahun sebelumnya peserta bagus itu di Tangerang. Bahkan seingat saya juara 2 atau 3 itu dari Tangerang, produknya cokelat, ada banyaklah Tangerang,” kata Hanifah, ketika diwawancara, Rabu, (2/3/2022).
Kendati banyak produk yang berasal dari wilayah lain, dikatakan Hanifah, produk asal Tangerang terbukti memiliki prospek yang cukup tinggi.
“Kalau menurut data kami, peserta paling banyak itu dari Jabodetabek, Bandung, Jatim, Surabaya dan sekitarnya, Jateng tidak terlalu banyak. Bali, Aceh, dan Papua juga ada, jadi cukup tersebar,” ungkapnya.
“Produk Kuliner asal Tangerang cukup berpotensi, karena disini banyak pabrik, kemudian kita lihat tempat makan ada disini, mau yang tradisional, yang internasional disini (Tangerang, red) ada. Jadi prospek di Tangerang itu sangat bagus,” pungkas Hanifah.
Kemenparekraf sendiri terus berupaya mengembangkan usaha kuliner dan ekonomi kreatif masyarakat Indonesia, salah satu cara yang dilakukan yaitu melalui program FoodStartup Indonesia.
FoodStartup Indonesia adalah acara tahunan yang telah terselenggara sejak tahun 2016 dengan tujuan untuk mempertemukan pelaku ekonomi kreatif kuliner dengan investor untuk memberikan akses permodalan atau pembiayaan, sehingga terjadi peningkatan percepatan pertumbuhan ekonomi kreatif kuliner di Indonesia.