MCMNEWS.ID | Politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu. Dok: istimewa
MCMNEWS.ID – Politikus PDIP Adian Napitupulu mengklaim bisa mengatur permintaan berdialog mahasiswa dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait polemik kenaikan bahan bakar minyak (BBM).
Hal itu disampaikan Adian sebagai bentuk respons keluhan mahasiswa dari berbagai universitas yang merasa tak ditanggapinya rangkaian aksi demonstrasi tolak kenaikan BBM oleh Jokowi .
“Kalau teman-teman bilang mau bertemu Presiden, kalau misalkan mau ya sudah kita aturkan. Nanti saya coba ketemu Pak Jokowi saya tanya, ‘Pak Presiden, teman-teman mahasiswa mau ketemu tuh ngobrolin soal BBM’,” ucap Adian dalam acara ‘Political Show’ yang disiarkan CNNIndonesia TV, Rabu (21/9) malam.
Adian mengatakan bahwa hingga saat ini pemerintah Jokowi tidak melarang aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa maupun elemen masyarakat yang lain.
Adian pun mengklaim bahwa aksi demonstrasi tersebut juga sudah direspons dengan baik oleh Kantor Staf Presiden (KSP).
Senada dengan Adian, Tenaga Ahli Utama KSP Ade Irfan Pulungan mengatakan bahwa pemerintah selama ini coba mendengar dan menanggapi aspirasi masyarakat Salah satu caranya yakni dengan membuktikan melalui kinerja yang menurutnya masih berproses.
Ade juga menyampaikan salah satu upaya ‘menenangkan’ masyarakat soal kenaikan BBM adalah dengan bantuan langsung tunai (BLT).BLT BBM yang diberikan pemerintah kepada 20,65 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan total Rp600 ribu.
“Ya mari kita berdialog, berdialog itu mencari solusi bukan mempertahankan atau memaksakan kehendak yang tidak ada solusi. Pak Presiden senang kok melakukan dialog kepada siapapun,” ujar Ade.