MCMNEWS.ID | Menteri BUMN Erick Thohir bersama Presiden FIFA. Dok: instagram @ericthohir
MCMNEWS.ID – Menteri BUMN Erick Thohir menjadi utusan Presiden Joko Widodo untuk bertemu langsung dengan Presiden FIFA Gianni Infantino, seusai Tragedi Kanjuruhan.
Hal tersebut memancing sejumlah pertanyaan dari netizen, yang menganggap amanah itu seharusnya diberikan kepada PSSI atau Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), bukan Erick Thohir.
Menjawab pertanyaan tersebut, Erick Thohir menjelaskan pemilihan tersebut didasari karena kedekatan dirinya dengan organisasi sepakbola dunia, khususnya di eropa.
“Saya dua kali diminta presiden, di tahun 2015-2016. Pada saat itu saya tidak punya jabatan apa-apa dalam pemerintahan. Saat itu saya masih menjadi presiden intermilan,” ujarnya pada postingan reels instagram pribadi @erickthohir
“Namun bapak presiden tahu bagaimana saya memiliki hubugan baik dengan organisasi sepakbola di eropa, kebetulan kan Intermilan memang di eropa,” lanjutnya.
Ia juga menungkapkan bahwa dirinya memiliki kedekatan hubungan dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino. Relasi itu sudah terbangun saat Erick Thohir masih duduk sebagai Presiden Inter Milan, dan Gianni menjabat sebagai Sekjen UEFA.
“Pak Gianni itu kan, sama saya ketika saya Presiden Inter Milan, sebulan sekali suka konsultasi ke Pak Gianni, karena waktu itu dia Sekjen UEFA,” ujar Erick Thohir dalam unggahan reels di akun instagramnya, Minggu (9/10/2022).
Selain itu, Erick menceritakan tugas yang didapatinya saat ia masih menjadi Presiden Intermilan saat itu, sehingga sampai hari ini Indonesia bisa dapat kepercayaan dari FIFA.
Lanjut membaca ke halaman berikutnya