MCMNEWS.ID | Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Tangsel, Wawang Kusdaya, saat dikonfirmasi soal penyertaan modal kota tangsel ke Bank BJB. Dok: Andre Pradana
MCMNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) telah menyelesaikan penyertaan modal tahap pertama kepada Bank BJB senilai Rp10 Miliar.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Tangsel, Wawang Kusdaya, menyebut, transaksi penyertaan modal tahap pertama langsung dilakukan pemindahan buku kepada Bank BJB.
“Untuk tahun 2022 sekarang, sesuai amanat Perda sudah ditransfer sebanyak Rp10 miliar, sudah selesai (tahap pertama), sudah pemindahan buku langsung ke Bank BJB,” Wawang kepada MCMNEWS.ID, Jumat, (15/7/2022).
Kendati demikian, Wawang enggan menyebutkan berapa banyak kepemilikan lembar saham Pemkot Tangsel di Bank plat merah milik Provinsi Jawa Barat tersebut.
“Penyertaan modal itu kita sebagai pemegang saham, dikonversi ke harga saham, jadi kita sekarang kalau ada RUPS itu sudah bisa punya suara untuk terlibat didalam perhitungan deviden,” jelas Wawang.
“Untuk harga saham itukan fluktuatif ya, tapi untuk jumlahnya sesuai dengan surat yang mereka sampaikan ke kita, saya gak ingat, tapi dikonversi totalnya seharga Rp10 miliar itu,” pungkasnya.
Diketahui, DPRD dan Pemkot Tangsel telah mengesahkan Perda Nomor 8 tahun 2021 tentang penyertaan modal daerah pada Bank BJB, pada Rapat Paripurna di gedung DPRD Kota Tangsel, beberapa waktu lalu, Selasa, (23/11/2021).
Dalam peraturan itu disebutkan bahwa Pemkot Tangsel akan melakukan penyertaan modal sebesar Rp50 miliar. Untuk penyertaan modal tahap kesatu sebesar Rp10 miliar yang dianggarkan dari APBD tahun anggaran 2022.