MCMNEWS.ID – Kearsipan di dalam Kota Tangerang Selatan sedang difokuskan sebagai data center dan muara semua organisasi perangkat daerah, dinas serta kewilayahan untuk mengumpulkan arsip terkait apa yang sudah dilakukan.
Menurut Pilar, arsip penting bagi kemajuan sebuah kota. Menurutnya, arsip bisa jadi pembelajaran di masa depan.
Terkait hal tersebut, Wakil WaliKota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mendorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tangerang Selatan menjalankan peran dan fungsinya.
“Sekarang sih mayoritas pengarsipan digital. Justru lebih hemat ruang dan lebih aman,” ucapnya, Selasa (21/11/2023) dalam sosialisasi gerakan nasional sadar tertib arsib.
Lanjutnya, arsip digital pun harus memerhatikan sistem keamanannya karena arsip tentang dokumen program dianggap penting disimpan.
Pilar juga berkata, bahwa arsip yang disimpan bisa menjadi evaluasi dan pembelajaran di masa depan.
“Pengarsipan ini harus dilakukan secara rapi, bahkan sudah digital dan tak manual. Memang ada arsip lama yang konvensional. Ke depan arsip tak lagi ruangan gudang melainkan data center,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Toto Sudarto menyebut dari 14 organisasi perangkat daerah, delapan diantaranya sudah tertata arsip inaktifnya.
Kata Toto, setiap OPD harus bisa memisahkan arsip aktif maupun inaktif untuk mempermudah pengelolaan arsib.
Sementara arsip kelurahan dan kecamatan ditargetkan sesegera mungkin.
“Arsip itu sebenarnya ada tiga akuisisi, penggunaan dan penyusutan,” katanya.
Ketika ketiga proses tersebut jalan, dan statis diserahkan ke LKD maka daur ulang arsib akan berjalan.
Toto menyebut kendala yang dihadapi dalam pengarsipan yakni sumber daya manusia.
“Kebanyakan tidak punya sumber daya pengelola file yang tidak tetap. Kebanyakan yang jadi Arsiparis pindah setelah dua tiga tahun kerja, jadi yang baru mesti dilatih lagi,” katanya.
Kemudian, kendala kedua yaitu belum ditentukannya arsiparis murni.
Saat ini hanya ada 11 orang arsiparis murni dan tersebar di sejumlah organisasi perangkat daerah.
“Menurut formasi dari MenPAN harus punya 43 arsiparis murni,” tutupnya.