MCMNEWS.ID – Direktur Eksekutif
Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo, memperkirakan, PDI Perjuangan akan tetap mengutamakan sosok yang diusung untuk menjadi calon Presiden.
Pasalnya, menurut Karyono, partai berlambang banteng tersebut memiliki obsesi untuk memenangkan pemilihan Presiden dan pemilihan legislatif tiga kali berturut-turut.
“PDI Perjuangan akan tetap mengutamakan orang yang (diposisi) nomor satu. Kemungkinannya kecil untuk menerima nomor dua,” kata Karyono Wibowo, saat dihubungi MCMNEWS.ID, ditulis Sabtu, (2/7/2022).
“Karena PDIP punya obsesi untuk menang hatrick, jadi menang pemilihan presiden dan pemilihan legislatif tiga kali berturut-turut,” tambah Karyono Wibowo.
Karyono menyebut, meski PDI Perjuangan memenuhi ambang batas Presidential Threshold 20 persen untuk bisa mengusung calon Presiden sendiri.
Tapi menurutnya, PDI Perjuangan tetap akan membuka ruang untuk menjalin koalisi dengan partai lain.
“Sangat beresiko kalau PDIP maju sendiri, itu berat, apalagi figur capresnya misalnya tidak terlalu kuat elektabilitasnya, maka itu bisa bunuh diri PDIP,” tuturnya.
“Kalau PDIP tetap menginginkan Puan Maharani, mungkin akan realistis, akan diposisi kedua, tapi saya menduga PDIP lebih memilih mengusung capres yang memiliki kemungkinan untuk menang,” pungkasnya.