MCMNEWS.ID | Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Tangsel. Dok: Andre Pradana
MCMNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mengalokasikan anggaran untuk pengendalian inflasi sebesar Rp9,1 miliar.
Anggaran tersebut masuk kedalam alokasi Biaya Tak Terduga (BTT) dalam postur APBD Perubahan Tahun 2022.
“BTT kita tambah lagi, kemarin penggunaannya untuk penanganan Covid-19, bencana, dan seterusnya. Sekarang dengan adanya tambahan dari DTU itu kita tambahkan untuk BTT karena kita harus menangani Inflasi,” kata Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, ditulis Selasa, (27/9/2022).
Dari anggaran BTT yang disetujui sebesar Rp17 miliar, Benyamin mengatakan, penggunaan anggaran khusus untuk penanganan inflasi sebesar Rp9,1 miliar.
Dari Rp9,1 miliar anggaran penanganan inflasi, jelas Benyamin, Rp4,2 miliar nya akan digunakan untuk memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kenaikan BBM kepada masyarakat Tangsel.
“Rp9,1 miliar atau hampir Rp10 miliar untuk penanganan inflasi. BLT yang bersumber dari APBD Tangsel Rp4,2 miliar yang ditargetkan dua persen dari DTU,” jelasnya.
“Kemudian juga untuk kegiatan OPD di Dinas Pertanian, Tenaga Kerja, Dishub, Dinas Indag. Semuanya untuk pengendalian inflasi,” pungkasnya.