MCMNEWS.ID | Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saha Ichsan, bersama jajaran Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Tangsel saat meninjau pembangunan Alun-Alun Pamulang. Dok: Andre
MCMNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus berupaya meningkatkan ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebanyak 20 persen.
Salah satu wilayah yang telah diploting sebagai RTH yaitu Alun-Alun Pamulang yang lokasinya tepat berada di depan kantor Kecamatan Pamulang.
Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menerangkan, Alun-Alun Kecamatan Pamulang saat ini sedang dalam proses pembangunan dan diperkirakan rampung pada akhir tahun 2022 mendatang.
Pilar menyebut, Alun-Alun Pamulang kedepan diharapkan menjadi lokasi baru untuk masyarakat Tangsel melakukan berbagai aktivitas.
“Silahkan dimanfaatkan sepuasnya. Kita kasih wahana-wahana disini, ada pavilium disini, ada water content disini untuk tempat bermain anak, serta dilengkapi berbagai fasilitas lain,” kata Pilar, Selasa, (1/11/2022).
Namun dalam proses pembangunan Alun-Alun Kecamatan Pamulang, proporsi zona hijau justru sangat minim yaitu hanya sebesar 30 persen.
“Persentase (penghijauan) 30 (berbanding beton) 70 persen ada si,” kata Pilar Saga Ichsan, saat meninjau pembangunan Alun-Alun Pamulang, Selasa, (1/11/2022).
“Buka-an untuk penghijauan ada, beton juga ada. Jadi memang kita manfaatkan untuk orang agar bisa beraktivitas,” lanjutnya.
Padahal, berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang Nomor 14 tahun 2022 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau, disebutkan bahwa proporsi untuk taman kecamatan paling sedikit terdiri dari 80 persen tutupan hijau dan sisanya terdiri dari tutupan nonhijau ramah lingkungan.
Hal itu lantaran RTH memiliki fungsi yang sangat strategis, salah satunya yaitu fungsi ekologis dan fungsi resapan air.