MCMNEWS.ID | Dok: istimewa
MCMNEWS.ID – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) belum dapat memastikan nasib kedepan dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) pasca pemberhentian Suharso Monoarfa dari kursi Ketua Umum PPP.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi. Ia berharap agar pemberhentian Suharso tak akan mengganggu eksisten KIB bersama PPP dan Golkar.
“PAN berharap agar dinamika internal PPP segera selesai. Dan kondisi ini semoga tidak berpengaruh signifikan terhadap eksistensi dan kekompakan KIB,” ujar Viva, dilansir dari CNN Indonesia, Senin (5/9).
Viva pun memastikan PAN tak akan ikut campur terhadap apa yang terjadi di internal PPP. Menurutnya, hal itu sebagai fatsun atau tata krama dalam berpolitik.Ia berujar bahwa PAN dan PPP selama ini memiliki hubungan baik.
“PAN tidak akan ikut campur atas dinamika dan masalah rumah tangga di PPP, termasuk di partai politik lain. Sikap PAN untuk menjaga fatsun politik,” ucapnya.
Sebagai informasi, pemberhentian Suharso Monoarfa dari kursi Ketum PPP telah diputuskan oleh Mahkamah Partai. Putusan tersebut setelah menerima usulan tiga majelis PPP yakni tiga majelis yang dimaksud yakni Majelis Syariah, Majelis Kehormatan dan Majelis Pertimbangan.
Ketiga Pimpinan Majelis PPP akhirnya mengeluarkan surat fatwa ketiga pada 30 Agustus setelah dua surat sebelumnya tak mendapat respons dari Suharso. Surat ketiga itu meminta agar Suharso diberhentikan dari jabatan Ketua Umum DPP PPP.