MCMNEWS.ID | Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar. Foto: Jaka/Man
MCMNEWS.ID – Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar, meminta kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk kompak menghadi lonjakan kasus Covid-19 belakangan ini.
Muhaimin menyebut, hal itu dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih seperti diawal-awal pandemi tidak terulang kembali
“Sekarang sebaiknya satu komando, jangan asal mengeluarkan kebijakan di masing-masing daerah tanpa ada koordinasi dengan pusat dan kalau pusat sudah instruksi, ya itu yang harus dijalankan,” kata Muhaimin, ditulis Senin, (28/6/2021).
Muhaimin mengingatkan, awal pandemi terjadi perbedaan data serta kebijakan yang disajikan pemerintah pusat dan daerah. Akibatnya, publik dibikin bingung dan sulit membedakan mana data dan kebijakan yang benar atau sebaliknya.
Ia menegaskan hal semacam itu tak boleh terulang. Menurutnya, penyampaian data penyebaran Covid-19 termasuk kebijakan untuk menanganinya harus seragam dan bersumber dari satu pintu.
“Termasuk juga periodenya. Kalau pusat menetapkan pengetatan selama 14 hari, daerah juga begitu sehingga semua kebijakan yang diambil bersama tidak hanya seiring seirama tetapi terkendali,” tegasnya.
Politisi Partai PKB itupun meminta pemerintah pusat dan daerah menyempurnakan strategi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020.
Tak hanya membatasi aktivitas masyarakat, ia juga meminta pemerintah pusat dan daerah meningkatkan perlindungan terhadap tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19.
“Mereka ini garda terdepan kita, pahlawan kesehatan yang harus dilindungi agar tetap bisa memberikan pelayanan terhadap pasien Covid-19,” tandasnya.