MCMNEWS.ID | Gedung Bank Banten. Dok: Bank Banten
MCMNEWS.ID – Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk atau Bank Banten, Agus Syabarrudin, telah menetapkan 4 grand strategi dalam mengembangkan Bank Banten meraih kejayaan.
Agus menerangkan, 4 grand strategi tersebut ditetapkan setelah dirinya melakukan pemetaan permasalahan yang berada di Bank Banten.
“Kalau di Bank Banten ada 4 grand strategi, pertama People development, kedua penguatan modal dan likuiditas, yang ketiga penyelarasan model bisnis, dan yang keempat adalah digitalisasi,” kata Agus kepada Mcmnews.id, ditulis Selasa, (8/6/2021).
Mantan Dirut Bank Kalsel itupun menuturkan, Bank Banten sebagai perusahaan yang sudah melantai di bursa saham harus menjadi perusahaan yang lebih baik dari perusahaan lainnya.
Terlebih, lanjut Agus, Bank Banten adalah salah satu dari tiga Bank Pembanguna Daerah (BPD) yang telah Go Public.
“Jadi 4 grand strategy itu yang harus saya kembangkan, Bank Banten itukan sudah go public, karena perusahaan yang sudah go public harus lebih kuat dari perusahaan biasa,” terangnya.
“Jadi tantangan kedepan ya 4 hal itu yang sedang saya perbaiki, dan Alhamdulillah dalam waktu kurang lebih 70 hari dari pertama saya menjabat, saya sudah mulai melakukan perubahan-perubahan dan sudah mulai dirasakan oleh semua pihak,” lanjutnya.
Bankir profesional kelahiran 31 Agustus 1966 itupun mengusung motto baru yakni ‘Rebuild The Trust, Reach The Glory’. Jelas Agus, motto tersebut menggambarkan semangat dan komitmen tinggi Bank Banten untuk kembali meraih kepercayaan serta mencapai kejayaan.
“Motto saya ‘Rebuild The Trust, Reach The Glory‘, jadi kita membangun kembali kepercayaan untuk meraih kejayaan Bank Banten.
Tak hanya itu, Bank Banten juga telah mencanangkan budaya kerja baru yaitu TRUST yang merupakan singkatan dari Think Different, Reliable, Universe, Sustainable, dan Track. Perubahan Budaya Perusahaan itu, diharapkan dapat menjadi panduan berpikir dan bertindak bagi seluruh insan Bank Banten.
“Harapan saya dengan TRUST ini menjadi budaya perusahaan yang baru. Jadi TRUST harus mampu tertanam dalam setiap individu karyawan Bank Banten,” pungkasnya.
Sebagai informasi, saat ditunjuk menjadi Dirut Bank Kalsel, Agus Syabarrudin menetapkan 2 grand strategy, yakni IT Development dan People Development.
Berkat pemetaan dan perencanaannya yang matang tersebut, ketika Indonesia didera bencana pandemi Covid-19 yang memukul perekonomian bangsa, Agus sukses memimpin Bank Kalsel “Growing in The Crisis” atau tumbuh dan menampilkan kinerja cemerlang di tengah krisis.