MCMNEWS.ID – Sebuah kota akan dipandang berkembang dan dapat menghasilkan generasi yang cerdas ketika pendidikan di kota tersebut layak bagi masyarakat.
Di Kota Tangerang Selatan sendiri, pendidikan masih menjadi salah satu isu sentral yang mendapat masukan, dan menjadi rekomendasi DPRD Kota Tangsel untuk ditingkatkan.
Itupun diakui oleh Ketua Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tangsel, Muhamad Aziz, saat dimintai keterangan tentang capaian kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023.
“Beberapa indikator layaknya pendidikan menjadi salah satu isu sentral yang mendapat masukan, dan menjadi rekomendasi DPRD untuk peningkatannya,” ujar Aziz, Ditulis Jumat, (19/4/2024).
Kemudian, masalah Tambahan Pendapatan Penghasilan (TPP) Guru-guru yang masih terhitung kecil.
“DPRD merekomendasikan Dinas Pendidikan, agar salah satunya mempertimbangkan kenaikan TPP Guru-guru,” terangnya.
Selain itu, Aziz mengatakan, dengan adanya regulasi pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebelum ke jenjang SD, DPRD Kota Tangsel akan membuat beberapa PAUD berbasis Negeri.
“Rencana wajib PAUD sebelum masuk SD oleh pemerintah, DPRD merekomendasikan regulasi yang mewajibkan jenjang PAUD sebelum tingkatan SD sehingga dapat menggandeng tenaga pengajar di PAUD,” ungkapnya.
“Kebanyakan PAUD ini kan (milik) swasta. Kita berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel nanti bersama-sama DPRD, punya PAUD-PAUD negeri itu salah satunya itu,” tambahnya.
Aziz menegaskan, berdasarkan rapat koordinasi (Rakor) sebelum Pansus LKPJ Wali Kota Tangsel terbentuk, hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum bekerja secara maksimal.
“Hampir semua OPD yang pencapaian-pencapaiannya itu tidak maksimal. (Termasuk) tingkat kemiskinan,” tegasnya.
“Kita targetkan 1,89 persen, tapi itu malah bertambah. Ini kan terkait masalah kemiskinan, yang jadi bahan sorotan kita,” tutupnya.