MCMNEWS.ID | Anggota DPRD Kota Tangsel, Wawan Syakir Darmawan. Dok: Andre/mcmnews
MCMNEWS.ID – Kemiskinan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) harus menjadi perhatian serius. Pasalnya, angka kemiskinan di kota bermotto Cerdas, Modern, dan Religius terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.
Anggota Komisi II DPRD Kota Tangsel, Wawan Syakir Darmawan, meminta Pemkot Tangsel untuk merumuskan kembali skema pengentasan kemiskinan.
Menurutnya, skema pengentasan kemiskinan yang saat ini dijalankan oleh Pemkot terbilang belum cukup efektif.
“Kalau berbicara skema program pengentasan kemiskinan itukan antara dipecah di berbagai dinas atau terfokus di satu pintu atau satu dinas,” kata Wawan Syakir, Senin, (17/10/2022).
“Kalau dengan skema satu pintu itu bisa diketahui apa saja keperluan masyarakat atau dampaknya langsung. Kalau saat ini kan kita terpisah-pisah, semua dinas menjalankan program masing-masing justru tidak terintegrasi dan memakan banyak anggaran,” lanjutnya.
Wawan pun memberi contoh skema pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh Kota Bandung. Menurutnya Kota Bandung memiliki skema pengentasan kemiskinan yang sangat terstruktur dengan dipelopori oleh Dinas Sosial.
“Kalau dijadikan satu pintu justru akan ada efisiensi anggaran. Kota Bandung itu bisa mengefisiensikan anggaran hingga ratusan miliyar karena skema satu pintu,” tuturnya.
“Saya lebih sepakat dengan skema satu pintu, tetapi tentunya sebelumnya ditetapkan, skema tersebut harus dirumuskan dengan studi empirik dan fisibility study yang matang,” lanjut Wawan.
Politisi Partai Demokrat itupun menyinggung keseriusan Pemkot Tangsel dalam menekan angka kemiskinan. Terlebih, anggaran yang digelontorkan untuk pengentasan kemiskinan terbilang sangat minim.
Lanjut membaca ke halaman berikutnya