MCMNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) dikabarkan telah menyelesaikan transaksi penyertaan modal tahap pertama ke Bank BJB senilai Rp10 Miliar.
Transaksi penyertaan modal tahap pertama tersebut dilakukan menggunakan APBD Kota Tangsel tahun anggaran 2022.
Dikutip dari laman resmi Bank BJB, Jumat (15/7/2022), Pemkot Tangsel belum tercatat di dalam daftar pemegang saham Bank plat merah milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu.
Dalam laman resminya, hanya terdapat enam Kota/Kabupaten se Provinsi Banten yang telah tercatat sebagai pemegang saham di Bank BJB.
Keenam Kota/Kabupaten tersebut diantaranya Kota Tangerang dengan 125.117.942 lembar saham atau 1,27 persen total kepemilikan saham, Kota Cilegon dengan 60.631.578 lembar saham atau 0,62 persen total kepemilikan lembar saham.
Kabupaten Serang dengan 151.092.304 lembar saham atau 1,54 persen dari total kepemilikan lembar saham, Kabupaten Tangerang dengan 289.306.189 lembar saham atau 2,94 persen kepemilikan saham, Kabupaten Lebak dengan 37.586.022 lembar saham atau 0,38 persen kepemilikan saham.
Serta Kabupaten Pandeglang dengan 110.162.524 lembar saham atau 1,12 persen kepemilikan jumlah lembar saham.
Sebelumnya, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Tangsel, Wawang Kusdaya menyebut Pemkot Tangsel telah menyelesaikan penyertaan modal tahap pertama kepada Bank BJB senilai Rp10 Miliar.
Transaksi penyertaan modal tahap pertama langsung dilakukan pemindahan buku kepada Bank BJB.
“Untuk tahun 2022 sekarang, sesuai amanat Perda sudah ditransfer sebanyak Rp10 miliar, sudah selesai (tahap pertama), sudah pemindahan buku langsung ke Bank BJB,” Wawang kepada MCMNEWS.ID, Jumat, (15/7/2022).