MCMNEWS.ID – Proyek revitalisasi pasar tradisional Ciputat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tak kunjung rampung hingga saat ini.
Proses revitalisasi tersebut terhitung telah berjalan kurang lebih selama 18 bulan sejak dimulai pada bulan Agustus 2020 lalu.
Diketahui, sebelumnya pemerintah kota (Pemkot) Tangsel menargetkan proses revitalisasi akan rampung selama 10 bulan atau paling lambat 12 bulan.
“Pemidahan (para pedagang) ke Plaza Ciputat sampai bangunan pasar yang di revitalisasi siap dipakai kembali. Paling lama 10 sampai 12 bulan sampai benar-benar (proses revitalisasi) semua selesai,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangsel, pada saat itu, (25/06/2020).
Proses revitalisasi Pasar Ciputat sendiri terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama mencakup Blok B lantai satu dan lantai dua.
Sedangkan tahap kedua mencakup pembangunan pada kios dan los yang ada di Blok A, dengan rencana anggaran Rp13,7 miliar.
Menanggapi hal itu, Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, mengatakan, dasar dari revitalisasi adalah untuk memenuhi kebutuhan tempat berjualan bagi pedagang, dengan tetap menjaga kenyamanan masyarakat.
“Pihak kami sedang mencari solusi terkait lapak-lapak pedagang yang berada di depan pasar tradisional Ciputat. Apakah nantinya pedagang dipindahkan ke pasar Ciputat itu sendiri atau mencari tempat yang resprentatif,” kata Pilar, ditulis Jumat (11/2/2022).
Pilar mengungkapkan, dirinya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) agar proses revitalisasi tidak terburu-buru.
“Karena semuanya harus adil dan merata. Baik itu pedagang yang di dalam dan diluar,” pungkasnya.