Memaknai Kemerdekaan, Rahayu Saraswati Ciptakan Puisi Untuk Mendiang Eyangnya
Senin, 17 Agustus 2020, 13:34 WIB
Penulis : Andre Pradana
MCMNEWS.ID | Rahayu Saraswati Djojohadikusumo melakukan tabur bunga di makam kedua eyangnya Subianto Djojohadikoesoemo dan Soedjono Djojohadikoesoemo, di TMP Taruna, Kota Tangerang pada peringatan HUT RI ke 75 tahun. (Dok: Istimewa)
MCMNEWS.ID – Bakal calon Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menciptakan puisi pada perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 tahun.
Puisi tersebut ia buat khusus untuk dibacakan pada Upacara Kemerdekaan yang dilakukan di Tugu Pahlawan Lengkong, Serpong, Kota Tangsel, Senin, (17/8/2020).
Puisi itu didedikasikan untuk para pahlawan yang gugur dalam pertempuran Lengkong yang terjadi pada tahun 1946 lalu, khususnya untuk Subianto Djojohadikoesoemo dan Soedjono Djojohadikoesoemo yang tak lain adalah eyangnya.
Berikut adalah puisi karya Rahayu Saraswati Djojohadikusumo :
MEMAKNAI MERDEKA Surat kecil untuk Eyang
Ketika datang pertanyaan: Untuk apa kamu hadir di bumi? Ketika datang pertanyaan: Apa yang telah kau beri pada penghuni bumi? Ketika datang pertanyaan: Apa yang telah kau lakukan untuk melestarikan bumi?
Ketika itu langsung teringat nasihat ibuku: Di manapun engkau berada Banggalah bahwa kamu orang Indonesia Selalu bawa nama Tuhan Jadilah berkat, jadilah rahmat buat sesama
Ketika itu bergetar suara hati: Aku harus mengabdi Pada negeri Pada anak negeri Pada warga di sini
Tempat kakekku mengabdi Berjuang seluruh raga sepenuh hati Bertaruh nyawa untuk negeri
Di sini Dari sini Terpatri dalam kenangan: Tangerang Selatan Indonesia.
Surat kecil untuk Eyang Subianto Djojohadikoesoemo Eyang Soedjono Djojohadikoesoemo Yang gugur 25 Januari 1946 Dalam Pertempuran Lengkong, Serpong – Tangerang Selatan
Dari cucumu: Rahayu Saraswati Djojohadikusumo 17 Agustus 2020.
Bakal calon Wakil Walikota Tangsel itu memang mewarisi darah pejuang dari kedua saudara kakek kandungnya, RM Subianto Djojohadikoesoemo dan RM Soedjono Djojohadikoesoemo.
Subianto dan Soedjono gugur pada 25 Januari 1946 dalam Pertempuran Lengkong, Serpong.
Kakek kandung Saraswati sendiri adalah Soemitro Djojohadikoesoemo, seorang begawan ekonomi Indonesia, salah satu peletak dasar arah pembangunan ekonomi Indonesia.