MCMNEWS.ID | Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, saat melakukan sosialisasi bedah rumah tak layak huni. Dok: Humas Tangsel
Benyamin memaparkan bahwa untuk perbaikan satu unit rumah, pihaknya menggelontorkan dana sebesar Rp50 juta.
“Satu rumah nanti Insha Allah ada ruang tamunya, ada dua kamar, kamar mandi, MCK-nya. Lengkap pokoknya. Intinya kami pemerintah kota telah hadir,” paparnya.
Dengan begitu, Benyamin meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk saling berkolaborasi dan bergotong-royong dalam proses perbaikan rumah tersebut.
“Saya harapkan nanti swadayanya, kekeluargaannya, kita tampilkan. Kita tunjukkan gotong royong,” imbuhnya.
Ia pun berharap, agar program perbaikan RUTLH ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Senada dengannya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Tangsel, Aries Kurniawan menuturkan, proses pembangunan rencananya akan dimulai pada awal Agustus mendatang.
“Start mulai Agustus, rencananya selama 45 hari. Saat ini adalah proses sosialisasi, sebelumnya verifikasi dari Juni-Juli. Jadi mudah-mudahan Oktober nanti bisa diselesaikan,” tuturnya.
Sementara itu, Camat Ciputat, Bachtiar Pryambodo menambahkan untuk wilayah Ciputat sendiri, ada sebanyak 36 rumah tak layak huni yang akan dibedah.
Lanjut membaca ke halaman berikutnya