MCMNEWS.ID | Polisi berhasil mengamankan empat pelaku perampokan bersenjata toko emas di ITC BSD Tangsel. Dok: Andre
MCMNEWS.ID – Jajaran kepolisian berhasil mengamankan empat pelaku perampokan toko emas yang terjadi di salah satu pusat perbelanjaan di bilangan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) beberapa waktu lalu.
Kapolres Kota Tangsel, AKBP Sarly Sollu, mengatakan keempat pelaku tersebut diantaranya S (37), TH (36), MK (33), dan H (34). Pada perampokan yang terjadi di ITC BSD, Sarly menjelaskan, keempat tersangka memiliki peran yang berbeda-beda.
“T berperan sebagai eksekutor, S menunggu di motor dan mengawasi situasi, H menyembunyikan senjata yang digunakan oleh pelaku, dan MK menyuplai senjata api dan amunisi,” paparnya.
Sarly Sollu menjelaskan, para tersangka diamankan di tiga lokasi berbeda, yaitu di desa Leuwisadeng Kabupaten Bogor, Grobogan Jawa Tengah dan Benda Kota Tangerang.
“Dari hasil analisa CCTV dan IT tim gabungan berhasil mengidentifikasi pelaku kejahatan, kemudian pada tanggal 29 September 2022 tim gabungan menuju ke tempat para pelaku yang berada di Leuwisadeng Kabupaten Bogor, Grobogan Jawa Tengah dan Benda Kota Tangerang, Banten,” kata AKBP Sarly Sollu, saat press confrence di Mapolres Tangsel, Jumat, (30/9/2022).
“Tim Gabungan berhasil mengamankan 4 orang pelaku yang terlibat dalam kejadian pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHP yang terjadi di Toko Emas Sinarmas ITC BSD,” tambahnya.
Sarly menyebut, keempat tersangka tersebut diduga merupakan spesialis perampokan bersenjata. Pasalnya, para tersangka juga pernah melakukan aksi di dua lokasi yang berbeda.
“Berdasarkan hasil interogasi, keempat tersangka juga melakukan perampokan di dua toko emas berbeda, yakni toko emas Jaya Baru daerah Pasar Kemis pada 10 April 2022 dan toko emas Paris di Cikupa pada tanggal 1 Mei 2022,” jelasnya.
Dari hasil penangkapan, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone, satu unit sepeda motor, plat nomor palsu, skotlet bekas berwarna hitam, uang tunai senilai Rp8,5 juta, dua pucuk senjata masing-masing berjenis G2 Combat kaliber 9 mm beserta 5 butir peluru dan jenis FN merk Colt tipe MK IV kaliber 9 mm.
Lanjut membaca ke halaman berikutnya