MCMNEWS.ID | Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin, saat wawancara disela-sela perayaan HUT Ke-6 Bank Banten. Dok: Andre/MCMNEWS
MCMNEWS.ID – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) atau Bank Banten dikabarkan tidak akan melakukan right issue pada tahun 2022 ini.
Demikian dikatakan Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin, kepada media disela-sela acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Banten Ke-6, di Atria Hotel, Gading Serpong, Tangerang Selatan, Jumat, (29/7/2022).
Agus menjelaskan, Bank Banten tidak melakukan right issue di tahun 2022 lantaran sisi permodalan berdasarkan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) hingga bulan Juni masih sekitar 35 persen.
“Kami sudah mengajukan surat kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk tahun ini menunda (right issue), karena modal kami cukup banyak dan kemudian likuiditas kami juga cukup banyak, melimpah tahun ini,” kata Agus Syabarrudin.
Baca juga: Jokowi Teken PP Bolehkan Kekayaan Intelektual jadi Jaminan Utang, Begini Respon Bank Banten
“Sehingga kami mengusulkan mungkin di tahun depan, seiring dengan rencana ekspansi kredit kita yang akan kita mintakan juga termasuk ke sektor non konsumer, agar segera kita bisa masuk kesana,” lanjutnya.
Agus menuturkan, didalam Rencana Bisnis Bank (RBB) kebutuhan permodalan Bank Banten kedapan sekitar Rp 2,5 triliun sampai tahun 2024 mendatang.
“Secara umum di dalam RBB kita sudah melihat kebutuhan permodalan Bank Banten kedepannya sekitar Rp 2,5 triliun sampai tahun 2024, sehingga kalau dibagi dua sekitar Rp 1,5 triliun targetnya di tahun depan dan Rp 1,5 triliun lagi ditahun berikutnya, semoga bisa kita capai” ungkapnya.
Kendati tidak melakukan right issue, Agus menyebut, bahwa Bank kebanggan masyarakat Banten itu masih terus mencari strategic investor agar kebutuhan permodalan bank Banten dapat terpenuhi.
Lanjut membaca ke halaman berikutnya