MCMNEWS.ID – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) menjaga netralitas menjelang kontestasi politik pada tahun 2024 mendatang.
Menanggapi itu, Wakil Ketua Fraksi Gerindra-PAN DPRD Kota Tangsel, Abdul Rahman, menyebut pernyataan Benyamin Davnie hanya sekedar lip service.
Menurut Arnovi, sapaan akrabnya, lantaran sebelumnya mantan Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, yang juga digadang-gadang akan maju sebagai Calon Gubernur (Cagub) Banten pada 2024 terlihat sering menghadiri beberapa kegiatan yang diselenggarakan Pemkot Tangsel.
“Ucapan Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie tentang netralitas ASN Jajarannya agar bersikap Netral dan tidak Partisan seolah hanya lip Service,” kata Arnovi, dalam keterangannya yang diterima MCMNEWS.ID, Selasa, (8/11/2022).
“Sehari sebelumnya beredar foto dirinya, Wakil Walikota dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bersanding dengan Ketua Golkar Tangsel yang juga Bakal Calon Gubernur Banten Airin Rachmi Diani untuk acara peresmian Taman Bacaan,” lanjutnya.
Dikatakan Arnovi, walaupun Airin Rachmi Diany ditulis sebagai pembina gerakan masyarakat gemar membaca. Tetapi, lanjutnya, foto yang di tampilkan adalah foto yang sangat identik dengan foto sosialisasi dirinya sebagai Bacalon Gubernur Banten mendatang.
“Saya minta kepada Pak Ben Konsistenlah antara perkataan dan perbuatan, jangan mengancam anak buah akan diberhentikan kalau bersikap tidak netral tetapi Pak Ben sendiri seola-olah menjadi tim pemenangan Bacalon Gubernur Banten,” tegasnya.
Politisi Partai Gerindra itupun meminta kepada Walikota dan Wakil Walikota Tangsel untuk fokus menyelesaikan janji-janji kampanye yang tertuang dalam RPJMD.
“Fokuslah kepada janji kampanye Walikota, jalankan RPJMD Tangsel secara benar. Ingat Kondisi hari ini belum membaik pasca pandemi dan kedepan kita semua dihantui oleh resesi ekonomi,” jelasnya.
“Saya berharap kejadian hari ini adalah terakhir kalinya, jangan ada lagi foto-foto Bacalon Gubernur Banten bersanding dengan jajaran eksekutif Tangerang Selatan. Dan kepada para bakal calon yang akan berkompetisi di 2024 jagalah etika politik jangan seret-seret aparatur pemerintahan ke kancah Politik,” pungkasnya.