MCMNEWS.ID | Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong resmi dipecat. [Dok. AFP]
MCMNEWS.ID – PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae Yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Shin Tae-yong dipecat.
Keputusan ini diumumkan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Senin, 6 Januari.
“Tentu kita mengucapkan terima kasih kepada kinerja coach STY selama ini, hubungan saya sangat baik, dan kita lakukan yang terbaik untuk program-program yang dikehendaki,” ujar Erick.
“Tetapi tentu dinamika dari Timnas ini, perlu menjadi perhatian khusus, oleh kami dalam evaluasi. Kita melihat perlunya ada pimpinan yang bisa lebih menerapkan strategi yang tentu disepakati oleh para pemain, komunikasi yang baik dan implementasi yang lebih baik,” ujar Erick.
Lebih lanjut Erick memastikan Shin Tae Yong sudah mendapat pemberitahuan dari PSSI, melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji, mengenai pemecatannya.
“Pak Sumardji sudah bertemu coach STY tadi pagi, sudah terima surat menyuratnya, nanti tentunya ada proses berikutnya mengenai hubungan kita yang sudah berakhir dan saya ucapkan terima kasih,” ucap Erick.
Shin Tae Yong sebenarnya masih memiliki kontrak dengan PSSI hingga 2027.
Meski begitu, sejak Desember 2024 lalu, isu pemecatan terhadap STY mulai bergulir.
Saat itu muncul desakan agar STY dipecat buntut kekalahan timnas Indonesia dari timnas Filipina dalam laga kandang di ajang Piala ASEAN—dulu disebut AFF—dengan skor 0-1.
Kekalahan itu menyebabkan Indonesia gagal menembus babak semifinal.
Usai laga, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan dia akan mengevaluasi STY.
Kekalahan timnas Indonesia itu memancing aneka tanggapan di media sosial, di antaranya narasi pemecatan STY.
Di sosial media seperti X, muncul tagar #STYOut dan #STYTanpaDiasporaNol.
Muncul pula beberapa nama yang disebut sebagai calon pengganti STY.
Salah-satunya adalah Patrick Kluivert, eks pemain depan timnas Belanda, Ajax dan Barcelona.
STY ditunjuk menjadi pelatih timnas Indonesia oleh PSSI pada 8 Januari 2020.
Selain melatih timnas senior, STY ditugasi untuk menangani timnas kelompok umur U-20 dan U-23.
Merujuk situs penyedia data sepakbola Transfermarkt, STY membukukan 26 kemenangan bersama timnas senior, 17 kekalahan, 14 imbang.