MCMNEWS.ID – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo Subianto-Gibran di Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), memamerkan hasil survei internal soal elektabilitas calon presiden dan wakil presiden untuk Pemilu 2024 di Jawa Barat. Dalam survey tersebut, capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka ungguli pasangan lain.
Hasil itu dipamerkan RK dalam acara pengukuhan struktur TKD Jawa Barat, Sabtu (25/11/2023) malam. Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Prabowo Subianto.
“Ini survei yang kami lakukan pada minggu-minggu ini,” ucap RK berikut buka paparan datanya.
RK mengungkapkan bahwa pasangan Prabowo-Gibran unggul dengan elektabilitas 51,57% di Jawa Barat. Sementara, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (AMIN) mendapat elektabiltas 25,96% dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md mendapat angka 11,76 %.
“Kampanye belum dimulai ya pak. Bapak sudah meraih simpati warga Jawa Barat di angka mendekati 52%,” ujar RK di hadapan Prabowo.
Ia pun mengungkapkan bahwa dalam kelompok pemilih Prabowo-Gibran masih ada yang memiliki keraguan. Dia meminta jajaran TKD Jabar untuk meyakinkan warga memilih Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024.
“Yang memilih rombongan kita masih memiliki keraguan oleh isu, oleh bisikan, oleh yang dibaca, sehingga semua di sini harus meyakinkan mereka yang sudah dalam hatinya cenderung dan menjawab memilih Bapak Prabowo untuk tidak pindah ke lain hati oleh jabat tangan kita, oleh ketuk pintu kita, oleh kebaikan-kebaikan kita,” kata RK dikutip dari Detik.com
Paparan mengenai strong voters pemilih capres-cawapres, RK mengatakan strong voters Prabowo-Gibran berada di angka 39,02%, strong voters Anies-Cak Imin 19,76%, serta strong voters Ganjar-Mahfud ada di angka 8,24%.
Selain itu, katanya, tercatat ada 32,98% swing voters alias massa yang pilihannya dapat berubah.
Pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut pun telah memetakan daerah yang berpontensi menjadi lumbung suara duet Prabowo-Gibran di Jawa Barat. Dari pemetaannya, hanya sebagian kecil daerah yang menjadi basis pemilih paslon lainnya.
“Kita sudah menang di warna hijau tua. kita kalah di warna kuning dan warna merah, insyallah bisa kita rebut. Dan kita harus merayu di warna hijau muda, di wilayah Jawa Barat bagian barat, dan Jawa Barat perbatasan lah dengan Jawa Tengah,” paparnya.
“Sehingga target kita pak, minimal 60 persen, insyaallah lebih menurut hitungan survei ini, kalau ini terjadi, Jawa Barat sebagai penentu,” ucap RK.
Dia mengatakan suara Prabowo bisa bertambah dari limpahan suara pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menargetkan Prabowo menang satu putaran.
“Ditambah suara dari Pak Jokowi di tempat-tempat lain , matematika mengatakan insyaallah satu putaran itu adalah hal yang bisa kita raih. Bukan dua putaran, capek mendingan capek ayeuna (sekarang) dan mahal,” ucapnya.