MCMNEWS.ID | Sandiaga Uno bersama pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dok: istimewa/PikiranRakyat
MCMNEWS.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno, mengatakan bahwa dirinya siap maju sebagai capres di 2024 bila sudah menerima keputusan dari partai-partai politik yang mendukungnya.
“Tunggu keputusan dari partai-partai politik, itulah akan menentukan, partai politik akan menentukan di bulan September tahun depan,” ujarnya, dikutip dari CNN Indonesia, Minggu (11/9).
Sandi tak bicara banyak saat ditanya soal Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang jadi calon tunggal dari Partai Gerindra di Pilpres 2024.
Sandi hanya mengulangi pernyataannya menunggu keputusan partai-partai politik pendukungnya yang akan ditentukan pada September 2023.
“Nanti ada saatnya berbicara mengenai hal-hal politik,” tuturnya.
Sandi mengklaim sejauh ini sudah membangun komunikasi politik dengan beberapa pimpinan partai.Ia juga mengatakan selalu membuka peluang silaturahmi terkait pemberian masukan baik dari seperti tokoh agama, tokoh masyarakat “Ini bagian dari menampung aspirasi,” ucap Sandi.
Ia mengatakan saat ini hanya fokus bagaimana menjawab kebutuhan masyarakat, memberikan solusi, membuka peluang usaha dan lapangan kerja.
“Target kita 1,1 juta lapangan kerja, dan tahun ini 4,4 juta lapangan kerja baru yang berkualitas untuk meringankan beban hidup masyarakat,”ucapnya.
Sebelumnya, Sandiaga juga menjelaskan mengaku akan bertemu langsung dengan Ketua Umum Prabowo Subianto soal niat maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Sandi mengatakan bakal mengkomunikasikan hal itu di saat yang tepat, tetapi tidak dalam waktu dekat.
“Saya akan terus berkomunikasi dengan beliau kalau di saat yang tepat, tapi kan ini belum saatnya politik. Kita sekarang saatnya bekerja,” kata Sandi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/9) malam.
Sandi mengatakan keanggotaannya di Gerindra merupakan ajakan dan permintaan langsung dari Prabowo. Dia menegaskan masih taat dan patuh arahan partai.
“Waktu itu Pak Prabowo yang meminta gabung di Gerindra, meminta saya maju di DKI, meminta saya untuk mendampingi beliau di 2019. Pada saatnya kita harus siap. Tapi kan ini belum saatnya. Kita kan masih tugas di kementerian,” ujar dia.