MCMNEWS.ID – Komisi VI DPR RI Gede Sumarjaya Linggih menilai Pemerintah perlu melakukan antisipasi dini terhadap adanya ancaman krisis pangan.
Pasalnya, kondisi tersebut tidak bisa dianggap remeh terlebih dengan adanya potensi resesi global di tahun 2023.
“Nah kita, Indonesia harus siap-siap, terlebih kita ketahui sekarang ini kita juga banyak mengimpor. Kita harus mengantisipasi itu (krisis pangan) sedini mungkin,” katanya ditulis Senin (31/20/2022).
“Karenanya kita minta mereka (BUMN sektor pangan) bekerja sama. Apalagi nanti ada Badan Ketahanan Pangan yang nanti akan turut mengatur persoalan pangan,” lanjutnya.
Legislator fraksi Golkar tersebut melihat berdasarkan kondisi ketahanan pangan Indonesia yang perlu mendapat perhatian lebih agar terhindar dari ancaman krisis.
Ia khawatir apabila lengah akan kondisi yang ada maka Indonesia bukan tidak mungkin terjerat dalam kondisi krisis pangan seperti halnya yang terjadi di sejumlah Negara.
“Kan disitu ada Perancis, Belanda, ada Inggris dan Negara lainnya. Kita nggak menyangka mereka akan mengalami krisis karena satu hal, yaitu energi dikecilkan oleh Rusia serta kondisi Ukraina sebagai penghasil gandum yang saat ini tengah bermasalah,” sebutnya.
Atas hal itu, ia pun mengingatkan semua pihak untuk bersiap terlebih saat ini Indonesia banyak mengimpor sejumlah komoditi strategis seperti garam, daging dan gula.
Menurutnya Pemerintah perlu lebih teliti lagi dalam memprediksi serta mengambil kebijakan terkait persoalan pangan.
“Agar kita tidak seperti negara di Eropa yang ketahanan pangannya sangat rendah,” tutupnya