MCMNEWS.ID – Ketinggian air Sungai Ciliwung di Bendungan Katulampa mengalami peningkatan mencapai 90 centimeter atau masuk kedalam status Siaga 3.
Hal itu disebabkan karena hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya belakangan ini.
Kepala Bendung Katulampa, Andi Sudirman, menyampaikan, kenaikan air terjadi secara bertahap. Pada pukul 16.00 WIB ketinggian air berada pada titik 80 cm, kemudian pukul 16.30 WIB naik mencapai 90 cm.
“Saat ini statusnya masih siaga 3,” ujar Andi Sudirman, dikutip dari PMJNews, Senin, (1/11/2021).
Andi mengungkapkan, ada sekitar 131.000 liter per detik air di aliran Sungai Ciliwung yang melintasi Bendung Katulampa. Air tersebut diperkirakan akan sampai ke wilayah Jakarta sekitar 9-12 jam ke depan.
“Kondisi (wilayah Bogor dan sekitarnya) saat ini masih diguyur hujan,” ucapnya.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencama Daerah (BPBD) DKI Jakarta menghimbau kepada warga untuk mewaspadai potensi banjir.
Salah satu titik yang telah mengalalami kenaikan volume air yaitu Angke Hulu yang saat ini masuk dalam Siaga 3. BPBD DKI Jakarta mencatat kenaikan tinggi muka air di Angke Hulu sejak pukul 00.00 WIB mencapai 155 cm atau naik 10 cm dari batas normal 145 cm.
BPBD DKI telah memetakan sejumlah daerah yang berpotensi terdampak kenaikan tinggi muka air tersebut. Antara lain, Rawa Buaya, Cengkareng Timur, dan Cengkareng Barat.
Selanjutnya, Kembangan Utara, Kedoya Utara, Duri Kosambi, Kapuk dan Kedaung Kali Angke.
BPBD DKI sendiri telah meneruskan informasi tersebut kepada lurah dan camat daerah yang berpotensi terdampak, kemudian menyebarkan informasi kewaspadaan itu melalui media sosial sebagai bagian dari sistem peringatan dini.