MCMNEWS.ID | Ketua DPRD Provinsi Banten, Andra Soni. Dok: istimewa
MCMNEWS.ID – Ketua DPRD Provinsi Banten, Andra Soni, mengapresiasi pertemuan antara Forum Pegawai Non PNS Pemerintah Provinsi Banten dengan Pj Gubernur Banten, Al Muktabar beberapa waktu lalu.
Menurutnya dengan melakukan pertemuan, para pegawai Non PNS dapat menyalurkan langsung keresahannya kepada Pj Gubernur Banten.
“Saya mengapresiasi artinya pertemuan tersebut itu menjadi sesuatu hal yang positif. Jadi keresahan teman-teman Non ASN ini setidaknya sudah tersampaikan langsung kepada pemangku jabatan,” kata Andra Soni, saat dihubungi MCMNEWS.ID, ditulis Selasa, (14/6/2022).
Politisi Partai Gerindra itupun meminta agar pengambilan keputusan untuk menentukan nasib pegawai Non PNS di Banten untuk mengutamakan dialog.
“Saya mendorong agar pegawai Non PNS mengutamakan dialog. Karena kita menyadari bahwa keberadaan Pj Gubernur di Provinsi Banten adalah perwakilan dari Pemerintah Pusat, perwakilan Presiden,” tuturnya.
“Sehingga segala keputusan dan lainnya tentu beliau akan berkonsultasi dengan pemerintah pusat terlebih dahulu,” pungkasnya.
Diketahui, sebelumnya tenaga honorer yang tergabung dalam Forum Pegawai Non-PNS Banten (FPNPB) mendesak Pemprov Banten untuk segera mengambil langkah konkrit terkait masalah pegawai honorer atas Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) tentang Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Pengambilan langkah konkrit tersebut, diharapankan dapat mengeluarkan solusi yang tepat dari pemerintah daerah terhadap penyelamatan pegawai honorer.
“Artinya langkah konkrit yang belum kami terima terkait komitmen pemerintah, jadi saat ini berupa upaya langkah langkah yang memang disampaikan kepada kami terkait hal itu,” kata Ketua FPNPB, Taufik Hidayat, beberapa waktu lalu.
“Kami ingin mengangkat CPNS atau PPPK tanpa melalui tes, karena mengingat jumlah honorer yang banyak dan usia mereka yang tidak produktif, diatas 35-40 tahun. Jadi harapan kami pemerintah memiliki langkah konkrit berkaitan dengan penyelesaian,” pungkasnya.