MCMNEWS.ID | Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sultra Mastri Susilo (dok Istimewa)
MCMNEWS.ID | Kendari – Dalam penyidikan terkaitnya
tewasnya dua mahasiswa yang terlibat bentokan di depan Gedung DPRD Sultra beberapa
waktu lalu sebanyak 13 polisi di amankan do Mapolda Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Saat ini ada 13 anggota polisi yang diamankan di Polda Sultra. Tidak disel tapi tidak diperbolehkan keluar dari Mapolda Sultra,” ungkapan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sultra, Mastri Susilo, Senin (30/9/2019) kepada media.
Mastri mengatakan informasi ada 13
polisi yang diamankan merupakan hasil koordinasi yang dilakukan bersama
Wakapolda Sultra dan Irwasda Polda Sultra hari ini.
Dia mengatakan ke-13 polisi tersebut
diduga melakukan pelanggaran terkait pengamanan aksi demo di DPRD Sultra.
“Ada dugaan 13 anggota ini melakukan kesalahan prosedur saat pengamanan unjuk rasa lalu,” Ungkap Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sultra, Mastri Susilo .
Dia mengatakan 13 polisi itu diamankan beserta dengan senjata yang
diduga dibawa dalam pengamanan aksi. Namun belum diketahui secara jelas
apakah senjata tersebut yang diamankan berupa laras panjang atau pistol.
Airin Rachmi Diany
Andra Soni
Anies Baswedan
Bank Banten
Banten
Benyamin Davnie
Dito Ariotedjo
DPRD Tangsel
DPR RI
Gerindra
Gerindra Tangsel
Gubernur Banten
Jokowi
Joko Widodo
KPK
KPU TANGSEL
Mcmnews
Muhamad-Rahayu
PARTAI DEMOKRAT
Partai Gerindra
PDIP
Pemilu 2024
Pemkot Tangsel
Pilar saga ichsan
Pilgub Banten
Pilgub Banten 2024
Pilkada 2020
Pilkada saat pandemi
Pilkada Tangerang Selatan 2020
Pilkada Tangsel
Pilkada Tangsel 2024
Pilpres 2024
Prabowo Subianto
Presiden Jokowi
Puan Maharani
Rahayu Saraswati
Sufmi dasco ahmad
Tangerang Selatan
Tangsel
Timnas
Timnas Indonesia
TPA Cipeucang
Virus Covid-19
Wahidin Halim
Walikota Tangsel