MCMNEWS.ID – Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Iwan Rahayu, turut menyoroti kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PT PITS).
Menurut Iwan, terhitung sudah tujuh tahunbberdiri, seharusnya BUMD PT PITS sudah mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) kepada Kota Tangsel.
“Ada orang yang mau, tapi tidak bisa bekerja. Ada yang bisa bekerja tapi tidak mau. PT. PITS kalau tidak salah sudah tujuh tahun, harusnya sudah bisa menghasilkan, sudah bisa menyumbang PAD didalam APBD, jangan lagi meminta penyertaan modal. Penyertaan modal yang sudah kami berikan itu, tolong dimaksimalkan,” kata Iwan Rahayu, kepada Mcmnews.id, Kamis, (4/11/2021).
Iwan Rahayu menyebut, jabatan di PT PITS harus diduduki oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional dan memiliki kemauan serta kemampuan bekerja guna menghasilkan profit.
“Kaitan dengan kinerja itu tidak lepas dari pimpinannya. Jadi saya berharap di era Pak Benyamin dan Pak Pilar tolong mencari Direksi BUMD itu yang memang mau dan bisa bekerja ya. DPRD sangat mendukung restrukturisasi. Dan itu (restrukturisasi) hukumnya wajib,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah, meminta agar Pemerintah Kota/Kabupaten merestrukturisasi BUMD.
Pasalnya, dikatakan Trubus, pengisian pejabat dan bisnis yang dijalankan oleh hampir setiap BUMD di daerah, diketahui selalu merugi, dan menjadi beban APBD.
“Harus dirampingkan, dipangkas pejabat dan bisnis yang dijalani sekarang. Karena apa, BUMD itu walaupun rugi, nanti sama kepala daerahnya ditutupi lagi. Ditambahi lagi lewat APBD, bentuknya penyertaan modal. BUMD itu harus ada profit, karena itu bagian dari pendapatan hasil daerah. corebisnis-nya diganti, pejabat-pejabatnya diganti,” ujar Trubus beberapa waktu lalu, Jumat, (29/10/2021).