Anggota Komisi I DPR Alimin Abdullah menilai selama pandemi, masyarakat dipaksa untuk bisa menggunakan teknologi dan informasi di masa sekarang ini. Apalagi di internet, banyak hal-hal positif bisa didapatkan, begitupun juga informasi negatif.
Menurutnya, suasana sekarang ini saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) justru lebih banyak ada di rumah, kalau di rumah maka hubungan komunikasi umumnya akan menggunakan media social
”Dengan itu ada beberapa hal yang menjadi catatan, karena kenyataannya sekarang banyak juga yang bukan sesuatu yang negatif, yang merugikan,” ujar Alimin dalam diskusi yang digagas BAKTI Kominfo bertajuk “Bijak Bermedia Sosial di Era Digital”, dikutip Jumat (16/07/2021).
Ia menyebutkan saat ini pelajar mulai dari SD hingga pelosok mau tak mau juga harus bisa mengakses internet. Karena itu penggunaan internet dan teknologi ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Kalau tidak, dia tidak bisa mengikuti pendidikan dan kemajuan teknologi apalagi masalah informasi,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, pakar kehumasan Widodo Muktiyo mengatakan saat pandemi, sebaiknya masyarakat memilah informasi. Masyarakat juga harus mulai bisa menerapkan litersi digital.
Sebab. Lanjut dia, informasi itu adalah makanan sehingga jangan sampai informasi itu diambil yang bukan makanan tapi sebagai racun dan harus dibuang karena bakal menggangu jiwa.
“Kita, harus kita ambil menjadi makanan yang menyehatkan kita. Mari kita sepakat bahwa kita harus menelan yang sehat, karena ada satu pandangan dari.”
“Artinya bisa mengganggu pikiran kita dan akhirnya mempengaruhi sikap kita, mempengaruhi perilaku itu tidak menyehatkan, karena memang ini masa dimana informasi itu kadang-kadang antara madu dan racun, antara makanan dan racun ini sering kali terkacaukan,.” ujarnya
Selain itu, lanjutnya, jejak digital juga menjadi hal yang penting. Setelah mengunyah informasi kemudian harus hati-hati sebelum menshare ulang.
“Akan berbahaya kalau kita keliru bisa berimplikasi yang tidak baik bagi diri kita, bagi kesehatan jiwa kita dan juga bagi secara harmoni masyarakat, oleh sebab itulah di tengah pandemi covid ini mari kita memilah, memilih untuk informasi yang menyehatkan, kemudian juga jangan mudahnya men-share sebelum betul-betul layak kita ingin share,” tutupnya.