MCMNEWS.ID | Ilustrasi Vaksin Covid-19. Dok: Istimewa
MCMNEWS.ID – Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Alin Hendarlin Mahdaniar, menyebut hingga kini sebanyak 8901 tenaga kesehatan (nakes) yang mendaftar untuk divaksinasi.
Kendati demikian, Alin mengatakan angka tersebut bisa saja berkurang, hal itu karena adanya kriteria dalam menerima vaksin.
“Yang sudah terdaftar 8901, itu pun belum ada kriteria ekslusi, artinya pada saat nanti ada screening mungkin bisa saja berkurang, bila tidak memenuhi kriteria penyuntikan vaksin, itu kan bisa dikeluarkan dari yang harus mendapatkan,” kata Alin, ketika dikonfirmasi, Selasa, (12/01/2021).
Alin menjelaskan, untuk teknisnya, tenaga kesehatan mendaftar melalui aplikasi. Kemudian para pendaftar akan mendapat panggilan dari aplikasi peduli lindungi.
Setelah melakukan pendaftaran, para calon penerima vaksin akan mendapatkan SMS Blast untuk registrasi ulang dan memilih tempat fasilitas kesehatan (faskes) mana yang dia inginkan.
“Nanti setelah mendapatkan jawaban dari sms blast itu sudah ok, nanti yang bersangkutan membawa barcode ke faskes kemana dia memilih,” terangnya.
“Semua Puskemas, Rumah Sakit yang sudah tedaftar, 14 klinik. Faskes yang sudah mendaftar di aplikasi tiker, daftar dulu, karena faskesnya juga daftar dulu,” lanjutnya.
Alin menjelaskan, dalam proses vaksinasi, calon penerima harus melakukan pendaftaran dimana dia ingin di vaksin.
“Misalnya di Jurang Mangu ini, mereka memilih dalam seminggu hanya dua kali pelayanan. Dalam satu kali pelayanan mereka memilih dua sesi kalau tidak salah, jadi dua sesi itu dari jam berapa sampe jam berapa,” tuturnya.
“Jadi data-data yang akan tervaksin itu kan ada dari 8901 sudah ada by name by adress, ada nomor kontak juga,” pungkasnya.