Viral Pelepasan Buaya di Sungai Cisadane, Untuk Menakut-Nakuti Saraswati?
Jumat, 6 November 2020, 12:16 WIB
Penulis : Andre Pradana
MCMNEWS.ID | Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati Selusuri Sungai Cisadane. (Dok: Andre)
MCMNEWS.ID – Masyarakat Tangerang Selatan (Tangsel), Kota Tangerang, dan Kabupaten beberapa waktu lalu dihebohkan dengan viralnya informasi pelepasan puluhan buaya di Sungai Cisadane.
Kabar tersebut tersebar melalui pesan berantai pada sebuah group aplikasi whatsapp. Selain itu di media sosial juga viral sebuah video yang memperlihatkan pelepasan seekor buaya yang kabarnya dilepaskan ke sungai Cisadane.
Uniknya, viralnya info pelepasan buaya di sungai cisadane bertepatan dengan rencana calon Wakil Walikota Tangsel nomor urut satu, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyusuri sungai tersebut.
Salah seorang tim dari Rahayu Saraswati, Zulfikar Alaydrus, enggan mengaitkan kejadian pelepasan buaya sebagai bentuk teror kepada Saraswati.
“Kami tidak mau mengaitkan isu pelepasan buaya dengan kegiatan Saraswati susur Sungai Cisadane, apa itu bentuk teror atau ancaman atau bagaimana,” kata Zulfikar Alaydrus, Jumat, (6/11/2020).
“Tapi kok isunya bersamaan, apalagi kami kan juga tahu, bahwa Mpok Saraswati ini juga diserang di media sosial,” lanjutnya.
Pria yang akrab disapa Ficky itupun mengungkapkan, pada saat itu setelah mendengar pemberitaan dimedia sosial, beberapa tim Rahayu Saraswati ada yang menyarankan untuk agenda dibatalkan.
Namun, dikatakan Ficky, agenda tetep dilanjutkan lantaran Mpok Saraswati sudah janji dengan Direktur Executive Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci), Ade Yunus.
“Karena ramai di medsos, media online dan khususnya WAG, kami sempat mikir-mikir. Bahkan anggota Tim ada yang minta dibatalkan, tapi Mpok Saraswati bilang untuk lanjut saja. Karena sudah janji dengan Bang Ade dari Banksasuci dan tidak perlu takut, Tuhan bersama kita, demi perubahan rakyat Tangsel,” tuturnya.
“Kami baru tahu informasi pelepasan buaya itu hoax 2 hari setelahnya, hari Kamis setelah ada bantahan dari BKSDA Wilayah 1 Jawa Barat, Alhamdulillah perjalanan kami selamat, kami tidak bertemu dengan buaya, tapi bertemu dengan pencemaran limbah di Sungai dan TPA Cipeucang yang makin mengkhawatirkan,” tandasnya.
Seperti diketahui, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Bogor membantah kabar pelepasan 43 ekor buaya dari penangkaran di Bogor, ke aliran Sungai Cisadane. Pihak BKSDA memastikan berita tersebut hoaks.
Penyidik BKSDA Wilayah I Bogor, Sudrajat, mengungkapkan bahkan di wilayah Bogor tidak terdapat penangkaran buaya.
Dikatakan Sudrajat, jika memang ada buaya yang dilepasliarkan, pihak BKSDA pasti menerima informasi tersebut. Bahkan, BKSDA akan berangkat menuju lokasi dan melakukan pemantauan.
“Tidak ada itu (43 ekor buaya dilepas ke Sungai Cisadane), kalau di Bogor juga tidak ada penangkaran buaya,” kata Sudrajat, Rabu, (4/11), dikutip dari Republika.co.id, Jumat, (6/11/2020).