MCMNEWS.ID – Pengamat dari Universitas 17 Agustus, Fernando Emas menyatakan akan muncul tokoh-tokoh yang siap melawan petahana di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Fernando mengatakan menjelang Pilkada 2024 khususnya Kota Tangerang Selatan masih memungkinkan adanya tokoh-tokoh bermunculan yang akan mencalonkan sebagai kepala daerah.
“Semua masih sangat memungkinkan bergantung pada komunikasi-komunikasi para tokoh di wilayah yang berbatasan dengan Ibukota itu,” ujar Fernando, Selasa, (7/5/2024).
“Sangat mungkin terbuka kemungkinan-kemungkinan menentukan langkah lain, pada saat pendaftaran. Jadi kalau pun saat ini, mereka berseberangan dengan petahana, pada akhirnya mereka kan akan melihat juga, peluang dari kader mereka, dan itu tetap akan mereka perhitungkan,” bebernya.
Sebelumnya, dikabarkan ada salah satu tokoh yang digadang-gadang akan muncul menjadi Calon Walikota Tangsel, Julham Firdaus dari Partai Demokrat.
Lalu, Sekretaris DPC Partai Gerindra Tangsel, Yudi Budi Wibowo pun juga menyatakan, Partai Gerindra memiliki keinginan untuk tidak membiarkan petahana melawan kotak kosong pada pertarungan yang akan berlangsung November mendatang.
Dari dua Informasi ini membuktikan, masih ada keinginan bertarung dari para kader-kader partai diluar petahana.
Melihat itu, Fernando mengatakan adanya semangat koalisi Partai Demokrat dan Partai Gerindra di tingkat pusat maupun daerah.
“Itu sangat terbuka, apalagi semangat membangun koalisi, dari tingkat nasional ke daerah itu ada. Jadi, koalisi di tingkat nasional, akan terbangun di tingkat daerah, termasuk di Tangsel. Kalau pun ada upaya membangun koalisi antara Gerindra dan Demokrat di Tangsel, itu sebuah upaya yang sangat mungkin,” ungkap Fernando.
Kedekatan Partai Demokrat dan Gerindra di tingkat pusat, pasca penunjukan Agus Harimurti Yudhoyono masuk dalam kabinet, membuat jalan koalisi keduanya menjadi sangat mungkin.
“Akan sangat lebih mudah, dan ini akan sangat mudah mereka menentukan nanti siapa Calon Wali Kota atau Wakilnya, karena mereka sudah membangun koalisi di tingkat nasional,” terangnya.
“Kemudian, mereka (koalisi Partai Demokrat dan Gerindra) juga akan lebih semangat. Dalam memenangkan calon kepala daerah mereka, itu lebih ada antusiasnya,” tandas Fernando.