MCMNEWS.ID | Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tangerang Selatan, Julham Firdaus. Dok: Andre Pradana
MCMNEWS.ID – Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Julham Firdaus, menyoroti program Rumah Umum Tak Layak Huni (RUTLH) yang sedang digencarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta).
Kendati mengapresiasi program tersebut lantaran membantu masyarakat kurang mampu, namun Julham menekankan bahwa program tersebut harus tepat sasaran.
“Sehingga program ini tidak boleh dipolitisasi karena anggaran yang dipergunakan berasal dari APBD. Artinya jika anggaran bersumber dari APBD pendekatan perencanaan harus mempertimbangkan masyarakat berpenghasilan rendah, masyarakat yang benar-benar miskin dan layak dibantu,” kata Julham kepada MCMNEWS.ID, Kamis, (4/8/2022).
“Artinya proses perencanaan harus jelas dan memperhatikan siapa yang paling layak untuk dibantu. Dalam telaah kami, program ini dituangkan dalam RPJMD dan RKPD. Sehingga target 150 rumah tersebut tersebar dimana saja dan jangan sampai salah sasaran,” lanjutnya.
Politisi Partai Demokrat itupun menyebut, dengan APBD yang terbilang besar, seharusnya Pemkot Tangsel mampu membedah lebih dari 150 rumah seperti yang gencar disosialisasikan pada saat ini.
Terlebih penduduk miskin di Tangsel saat ini mengalami peningkatan dari data tahun 2021. Sehingga, lanjutnya semakin banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan dari pemerintah.
“Sebagai kesimpulan, program bedah rumah akan kami awasi dari sisi sasaran program, jangan sampai salah sasaran dan diklaim milik individu-individu untuk cari perhatian,” tegasnya.
Lanjut membaca ke halaman berikutnya