MCMNEWS.ID – Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kunti Bratajaya, angkat bicara menyoal meningkatnya angka pengangguran di Kota Tangsel pada tahun 2021.
Menurut Kunti, tingkat pengangguran terbuka yang meningkat pada tahun 2021 tidak hanya dialami oleh Kota Tangsel, melainkan juga dialami oleh sebagian Kota dan Kabupaten di Provinsi Banten.
“Rata-rata Kabupaten Kota mengalami kenaikan. Masyarakat Tangsel mengalami pemutusan hubungan kerja, sebagian besar bergerak menjadi UMKM dan beberapa ada yang dipanggil dengan sistem shift,” jelas kunti kepada MCMNEWS.ID, ditulis Kamis, (24/03/2022).
Disebutkan Kunti, saat ini pihaknya tengah melaksanakan program dalam menyikapi meningkatnya angka pengangguran di Kota Tangsel.
Program yang dimaksud, lanjut Kunti, merupakan pelatihan untuk meningkatkan skill yang sekiranya dibutuhkan oleh perusahaan kepada masyarakat Tangsel.
“Untuk menangani masalah pengangguran dilakukan pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan dan kerjasama dengan pihak swasta terkait lowongan kerja,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, dalam nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota tahun 2021 yang dibacakan oleh Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, disebutkan, bahwa dalam capaian kinerja makro pembangunan daerah tahun 2021, angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka mengalami kenaikan.
“Angka kemiskinan tahun 2021 mengalami kenaikan menjadi 2,57 persen dari angka 2,29 persen pada tahun 2020. Pandemi Covid-19 mempengaruhi kenaikan angka kemiskinan di Kota Tangerang Selatan,” katanya, Rabu, (16/03/2022).
“Tingkat pengangguran terbuka tahun 2021 mengalami kenaikan menjadi 8,60 persen dari angka pengangguran 8,48 persen pada tahun 2020,” lanjutnya.