MCMNEWS.ID – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Xin Jinping setelah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) berkomitmen untuk menambah impor Crude Palm Oil (CPO) dari Indonesia sebesar 1 juta ton.
“Terima kasih atas dukungan Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang atas komitmen impor minyak sawit dari Indonesia. Kami berharap Tiongkok dapat terus melanjutkan dan meningkatkan perdagangan minyak sawit dari Indonesia,” kata Luhut, ditulis Jumat (29/7/2022).
Komitmen tersebut merupakan hasil pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri RRT Li Keqiang di Beijing, Selasa (26-07-2022) sore. Pertemuan itu bertujuan untuk meningkatkan jumlah dan nilai ekspor produk CPO Indonesia yang juga akan turut mengerek harga Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat petani Indonesia.
Menko Luhut menambahkan, kelapa sawit adalah komoditas penting bagi perdagangan dunia dan merupakan tanaman minyak yang paling produktif. Dengan hal tersebut, Indonesia berkomitmen untuk berperan sebagai supplier utama untuk bahan pangan penting ini.
“Dengan menjadi supplier utama CPO dunia, tentu akan membantu meningkatkan perekonomian Indonesia, serta meningkatkan kesejahteraan para petani kelapa sawit di Indonesia yang jumlahnya mencapai 16 juta,” lanjut Luhut dikutip dari rilis resmi Kemenkomarves.
Tak hanya bahas impor kelapa sawit, turut dibahas dalam pertemuan tersebut adalah
mengenai kerja sama di berbagai bidang seperti investasi, infrastruktur, keuangan, pendanaan, kemaritiman dan juga penyelesaian kereta cepat yang menjadi komitmen bersama antara Indonesia dengan Tiongkok.
“Presiden Jokowi menyampaikan, nilai perdagangan antara Indonesia dan RRT terus meningkat dan sudah melampaui USD100 miliar. Sehingga peluang untuk meningkatkan angka perdagangan sangat besar. Karena itu kami sebagai pembantu Presiden akan terus mencari potensi sumber ekonomi lain yang bisa meningkatkan perekonomian Indonesia,” pungkas Menko Luhut.