MCMNews, Jakarta – Bakti Kominfo dan DPR RI mengadakan seminar live streaming dengan tema “Peluang dan Tantangan Bisnis di Era Digital” pada Kamis 17 Maret kemarin. Acara seminar ini diisi oleh beberapa narasumber dan pemateri.
Acara ini diawali dengan sambutan dari Alimin Abdullah selaku Anggota Komisi I DPR RI yang menyampaikan harapannya agar masyarakat sadar dan memanfaatkan dengan baik penggunaan kemajuan teknologi untuk pengembangan ekonomi bisnis di Indonesia sehingga apapun yang sudah disediakan oleh pemerintah dapat menjadi sarana pengembangan yang baik bagi negara.
Lalu dilanjutkan oleh pemateri pertama yaitu Ismail Cawidu, selaku Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia menyampaikan bahwa usaha yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk pemerataan sarana teknologi di beberapa kota dan desa telah dilakukan, dengan harapan masyarakat mau menggunakan sarana ini untuk memajukan pertumbuhan ekonomi dengan berbisnis secara digital/online.
Melihat kondisi jual beli di dunia mengalami perubahan dengan cara digital maka seharusnya kita mengikuti perkembangan tersebut. Tantangan yang menjadi kendala dalam hal ini , antara lain minimnya jaringan/ internet yang tersedia.
Selain itu urangnya sumber daya manusia yang paham mengenai kecakapan digital, sarana pendukung harus memadai (laptop atau gadget yang men-support kemajuan teknologi serta urangnya pemanfaatan konten/ aplikasi untuk mendukung penjualan.
Untuk itu beberapa upaya dilakukan pemerintah antara lain menggenjot basic digital skill untuk masyarakat umum agar paham dan cakap dalam penggunaan digital sehingga tidak mudah tertipu dalam menanggapi informasi.
Selanjutnya dengan Intermediate digital skill untuk praktisi, dosen, pekerja, pebisnis agar paham benar penggunaan dan pemanfaatan digital
Lalu advance digital skill yang diberikan pada petinggi pemerintah agar mampu dan paham dalam pengolahan data (big data, cyber security)
Dan selanjutnya pemateri kedua yaitu Jazuli Ahmad selaku praktisi komunikasi yang juga berbagi pengalaman serta pembelajaran mengenai pesatnya perkembangan generasi digital yang awalnya masyarakat masih awam dan belum paham penggunaanya sekarang kecenderungan dan ketergantungan dengan digital semakin melekat.
“Dari segi negatif setiap orang bisa menyebarkan berita yang belum diketahui benar keaslian atau kebenarannya sehingga sangat mudah penyebaran berita hoax yang menimbulkan permasalahan baru di masyarakat serta kurangnya ruang privasi sehingga semua hal bisa dilihat secara umum.”