MCMNEWS.ID | Ketua Umum Suara Kreasi Anak Bangsa (SKAB) Dodi Prasetya Azhari. Dok: Andre/mcmnews
MCMNEWS.ID – Ketua Umum Organisasi Kepemudaan Suara Kreasi Anak Bangsa (SKAB), Dodi Prasetya Azhari, angkat bicara menyoal kemacetan yang dinilai tak kunjung selesai di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Dodi mengatakan, selama ini kemacetan yang terjadi di Kota Tangsel tidak terlepas dari kurangnya perhatian pemerintah untuk serius menangani dan mencari solusinya.
Ia pun meminta Walikota Tangsel Benyamin Davnie dan Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan agar fokus dan menuntaskan permasalahan kemacetan. Terlebih, permasalahan kemacetan juga masuk ke dalam visi misi Benyamin-Pilar saat maju Pilkada beberapa waktu lalu.
“Kini saatnya masyarakat Tangsel meminta Walikota Tangsel agar melaksanakan janji saat kampanye Pilkada yang dituangkan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Tangsel 2020-2024,” tegas Dodi Prasetya kepada MCMNEWS.ID, Senin, (12/9/2022).
Dodi melanjutkan, pasangan Benyamin-Pilar pernah mengakui jika masalah sosial urban di Kota Tangsel menjadi pekerjaan rumah yang belum selesai, diantaranya adalah mengatasi masalah kemacetan di Tangsel.
“Benyamin–Pilar dalam debat kandidat dahulu yang dilaksanakan secara virtual pada Rabu, 15 Oktober 2020 berjanji mewujudkan Tangsel menuju kota lestari, saling terkoneksi, efektif, dan efisien,” tuturnya.
“Jabatan Walikota Tangsel sudah berjalan memasuki tahun ke dua. Selama menjabat Pasangan Ben-pilar memiliki janji-janji politik yang dilontarkan saat Pilwalkot Tangsel tahun 2020,” lanjutnya.
Tokoh pemuda Tangsel itupun berharap Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan tidak hanya sekedar mengucap janji kampanye, melainkan mampu memberikan pembuktian bahkan merasionalisasikan dengan baik agar dapat dipahami masyarakat dan dirasakan manfaatnya.
“Janji kampanye harus dapat direalisasikan tidak hanya manis di bibir saja, masyarakat Tangsel menunggu bukti implementasi dari setiap janji yang pernah diucapkan,” pungkasnya.
Diketahui, dalam visi misi Benyamin Pilar saat maju dalam Pilkada 2020 lalu, di point soal pembangunan infrastruktur yang saling terkoneksi, disebutkan bahwa salah satu program yang akan dijalankan adalah pengurangan titik kemacetan.