MCMNEWS.ID | Walikota Tangsel, Benyamin Davnie. Dok: Andre Pradana
MCMNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mewaspadai adanya lonjakan kasus yang menyebabkan gelombang ketiga Covid-19 ada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan, libur Natal dan Tahun Baru 2022 berpotensi adanya kerumunan ditengah masyarakat.
“Dalam rapat koordinasi bersama Presiden, kita mewaspadai kekhawatiran adanya gelombang ketiga pada tahun baru yang akan datang karena pergerakan orang pada Nataru tidak terkendali,” kata Benyamin, saat Press Conference di Balaikota Tangsel, Senin, (1/11/2021).
Benyamin mengungkapkan, pihaknya akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) untuk menghindarkan kerumunan masyarakat.
Benyamin melanjutkan, saat ini, relaksasi masyarakat terkait Covid-19 terlalu cepat. Hal itu terlihat dari mobilitas kendaraan yang mulai ramai.
“Dalam rapat disepakati kita akan keluarkan Surat Edaran soal Nataru terkait dengan menghindarkan kerumunan dan seterusnya. Relaksasi terlalu cepat yang dilakukan oleh warga masyarakat. Dilapangan baik itu mobilitas kendaraan dan kegiatan masyarakat masih disinyalir masih ada kerumunan-kerumunan yang dikhawatirkan menjadi pemicu terjadinya gelombang ketiga pada waktu yang akan datang,” tuturnya.
“Outcome-nya adalah agar tidak terjadi lonjakan penularan kasus covid, maka pengaturannya nanti adalah kapasitas ruangan dari tempat ibadah, kapasitasnya adalah 50 persen, apabila nanti lebih dari 50 persen akan kita bahas lebih mendetail pada rapat selanjutnya,” pungkasnya.