MCMNEWS.ID | Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, Yepi Suherman. Dok: Andre Pradana
MCMNEWS.ID – Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Yepi Suherman, angkat bicara menyoal tidak maksimalnya Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R).
Menurut Yepi, hal itu lantaran Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola TPS3R yang belum siap.
“Kalau mereka siap, tinggal diinventarisir lagi. Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) mana yang secara kelayakan lingkungan memungkinkan. Karena kan ada yang lahannya kurang,” kata Yepi Suherman, ditulis Kamis, (18/3/2021).
“Kalau ada KSM yang sudah bisa ditingkatkan, nanti kita bicarakan lagi dengan aparatur di wilayah, kita komunikasikan, jadi warga harus punya komitmen yang sama karena sampah kan tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Kendati demikian, yepi mengakui bahwa dari 54 TPS3R yang ada di Kota Tangsel, hampir setengahnya tak melakukan pengolahan sampah. Sehinga, lanjut Yepi, menjadi penumpukan di lingkungan masyarakat.
“Memang ada sekitar 54 TPS3R. Yang jalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) ada 30an TPS3R, jadi sampah diambil dari sumber, diolah segala mecemnya. Yang diangkut kita itu sisa dari hasil pengelolaan. Sebagian memang ada yang cuma nampung sampah aja tidak ada pengelolaan, sebagian besar yang dibangun sih jalan tapi belum maksimal,” tegas Yepi.