MCMNEWS.ID – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tidak yakin pihaknya dapat menurunkan angka pengangguran di Kota Tangsel sedang mengalami kenaikan.
Plt Kepala Disnaker Kota Tangsel, Dadang Raharja, mengatakan, untuk menekan angka pengangguran dibutuhkan kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kota Tangsel.
“Kalau menurun lagi si (angka kemiskinan, red) mungkin tidak ya, yang jelas pemerintah daerah melalui OPD terkait terus melakukan pembinaan kepada para pengusaha, kemudian masyarakat dilanjutkan semacam bimbingan dan pelatihan-pelatihan,” kata Dadang, ditulis Sabtu, (2/7/2022).
“Sebetulnya pengangguran bukan tanggung jawab satu OPD saja tetapi semua perangkat daerah, termasuk elemen masyarakat juga harus punya rasa tabggung jawab dan memiliki,” tambahnya.
Dadang menyebut, peningkatan angka pengangguran di Kota Tangsel sendiri disebabkan pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.
“Memang tahun-tahun kemarin tidak ada jobfair karena kondisi pandemi covid-19, jangankan mau jobfair, yang ada aja banyak pegawai yang dirumahkan,” pungkasnya.
Sebelumnya Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, dalam rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tangsel tahun anggaran 2021 di gedung DPRD, pada Rabu, (16/03/2022), menyebutkan bahwa angka pengangguran mengalami peningkatan.
“Tingkat pengangguran terbuka tahun 2021 mengalami kenaikan menjadi 8,60 persen dari angka pengangguran 8,48 persen pada tahun 2020,” kata Pilar Saga Ichsan.