MCMNEWS.ID – Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggagas program Minyakita dengan harga murah.
Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi salah satu daerah tempat didistribusikannya Minyakita. Namun Minyakita minim diminati masyarakat.
Pasalnya, Minyakita yang didistribusikan PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) melalui PT Pasar Tangsel Mandiri (PTM) hanya diminati oleh 4 pedagang saja.
Hal itu diungkapkan oleh distributor Minyakita dari PT PTM, Andika. Ia menjelaskan, yang mendaftar untuk berlangganan Minyakita sebenarnya ada 4 pedagang, namun 3 diantaranya merupakan penjual dari luar Pasar Ciputat.
“4 yang terdaftar, 1 dari Pasar Ciputat, 3 dari luar,” ungkapnya.
Andika menjelaskan, dirinya menjual per deriken sebesar Rp330 ribu, dimana 1 deriken tersebut berisi 25 liter minyak goreng curah merk Minyakita.
“Kita jual per deriken Rp330 ribu, 1 derikennya isi 25 liter,” terangnya.
Diungkapkan Andika, saat ini dirinya baru menjual 13 deriken dari 50 deriken yang didistribusikan di Pasar Ciputat.
“50 deriken kita sediakan, 13 terjual, sisa 37 deriken lagi,” tutupnya.
Sebelumnya, salah seorang pedagang di Pasar Jombang Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Mulyana, juga
mengeluhkan kualitas dari Minyakita.
Menurutnya, dengan kualitas yang tidak begitu baik, pihaknya lebih memilih berlangganan minyak goreng curah di agen dari pada menjual minyak curah kemasan yang diluncurkan pemerintah.
Dikatakan Mulyana, kualitas minyak goreng curah di agen lebih jernih dari pada Minyakita.
“Tadi ngambil 1 jeriken buat ngecek dulu. Di agen kan harganya sudah turun. Kalau dikiloin lebih murah di agen. Kualitasnya juga bagusan yang di agen,” kata Mulyana, ditulis Sabtu, (9/7/2022).
Di Pasar Jombang Tangsel sendiri distribusi Minyakita baru dimulai dengan 50 jeriken yang diserahkan oleh anak perusahaan BUMD Tangsel, yakni PT Pasar Tangsel Mandiri, kepada pihak pengelola Pasar Jombang, Jumat (8/7/2022).