MCMNEWS.ID | Anggota DPRD Kota Tangsel dari Fraksi Partai Demokrat, Rizki Jonis. Dok: istimewa
MCMNEWS.ID – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong adanya pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terkait nasib Tenaga Honorer yang ada di Kota Tangsel.
Dorongan agar dibentuk Pansus tersebut disuarakan oleh Fraksi Demokrat dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangsel tentang Pandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Keuangan dan Raperda tentang P-APBD 2022, Senin, (29/7/2022).
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Tangsel, Rizki Jonis, menjelaskan, pembentukkan Pansus dirasanya perlu untuk membantu pemerintah dalam mencari jalan keluar terkait masalah tenaga honorer.
“Kita ingin menyuarakan terkait kebijakan Menpan RB soal tenaga honorer. Fraksi Demokrat menginisiasi kiranya dapat dibentuk pansus soal tenaga honorer,” kata Rizki Jonis.
Menurutnya, Pemkot Tangsel harus mengambil langkah yang tepat untuk memutuskan nasib tenaga honorer yang ada di Kota Tangsel.
Meski sejumlah tenaga honorer dikabarkan akan dialihkan menjadi pegawai outsourcing, namun dikatakan Rizki Jonis, pemerintah juga juga harus mencari solusi untuk pegawai administratif yang statusnya masih honorer.
Pasalnya, lanjut Jonis, tenaga administrasi tidak masuk ke dalam bagian yang akan ditampung oleh outsourcing.
“Ada anggapan mau di outsourcing, sedangkan di outsourcing itu tidak ada tenaga administrasi, saat ini di Tangsel banyak tenaga honorer di bagian administrasi, mau kemana mereka?,” tuturnya.
“Sekarang lagi dijembatani oleh BKSDM kepada Menpan RB untuk adanya honorer untuk tenaga administrasi, sehingga honorer kita yang tidak masuk P3K (Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja) atau ASN dapat ditampung di outsourcing. Untuk menjembatani itu alangkah baiknya kita menindaklanjuti di dewan ini untuk dibentuk pansus,” lanjut Jonis.
Lanjut membaca ke halaman berikutnya